Categories
Penyakit

Waspada 9 Penyebab penyakit asam lambung

Penyebab penyakit asam lambung

Salah satu masalah pencernaan yang sering terjadi pada orang-orang adalah memiliki penyakit asam lambung. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari dewasa hingga anak-anak. Untuk gejalanya sendiri sangat mirip dengan nyeri di dada. Yuk cari tahu info lengkap seputar penyebab penyakit asam lambung.

Penyebab penyakit asam lambung

Bagian perut manusia memiliki beberapa pintu yang berbentuk katup. Nah, katup ini berbentuk seperti cincin otot yang sering disebut dengan nama sfinter esofagus bagian bawah. Dalam keadaan yang normal, setelah selesai makan katup ini akan tertutup. Sehingga asupan hanya bisa melewatinya saja.

Nah, ketika si katup ini tidak tertutup dengan sempurna atau sering terbuka. Maka, asam lambung yang telah diproduksi oleh lambung dan seharusnya tetap berada di perut akan naik menuju ke kerongkongan bahkan sampai ke mulut.

Adapun salah satu penyebab penyakit asam lambung ini adalah kelainan lambung atau disebut dengan hernia hiatal. Kondisi lambung yang seperti ini menjadikan bagian atas perut serta sfinger esofagus bagian bawah akan mengalami pergerakan di atas diafragma.

Nah, diafragma sendiri merupakan sebuah otot yang berfungsi untuk memisahkan bagian dada dengan bagian perut. Biasanya, diafragma akan berfungsi untuk menjaga asam lambung tetap berada di dalam perut.

Untuk seseorang yang menderita hernia hiatal, maka asam lambungnya akan naik ke kerongkongan dan bisa menimbulkan beberapa gejala penyakit lain. Tidak hanya karena hernia hiatal saja, namun ada juga penyebab penyakit asam lambung seperti.

1. Sering makan dalam porsi yang terlalu banyak.

Seseorang yang makan dalam porsi terlalu banyak dan terlalu sering juga bisa menyebabkan asam lambung naik. Oleh sebab itu, makanlah secukupnya seperti makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang.

2. Kebisaan rebahan setelah makan

Tidak bisa dipungkiri bahwasanya setelah makan dan perut dalam keadaan yang kenyang memang paling enak itu rebahan. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan langsung rebahan setelah makan juga bisa menyebabkan asam lambung naik.

3. Obesitas atau kelebihan berat badan

Seseorang yang memiliki berat badan yang terlalu berlebihan atau obesitas juga akan mudah terkena asam lambung. Pasalnya, lambung bekerja terlalu keras dalam mencerna makanan.

4. Ngemil di jam tidur

Kebiasaan ngemil pada jam tidur atau mendekati jam tidur juga tidak baik lho. pasalnya, hal ini akan menjadikan asam lambung lebih mudah naik. Katup yang seharusnya sudah tertutup karena setelah makan harus sering terbuka karena ngemil.

5. Mengonsumsi soda, kopi, alkohol atau teh yang berlebihan

Untuk Anda yang suka mengonsumsi soda, kopi, the atau bahkan alkohol dalam jumlah berlebihan ada baiknya sedikit dikurangi. Mengapa demikian? Pasalnya, minuman ini sangat berpengaruh terhadap lambung. Mereka juga bisa menaikkan asam lambung yang seharusnya tetap berada di perut.

6. Merokok

Penyebab lain asam lambung naik adalah merokok. Untuk Anda yang asam lambungnya sering naik, ada baiknya kurangi intensitas dalam merokok, atau bahkan hilangkan.

7. Adanya tekanan di perut saat hamil

Seseorang yang sedang hamil juga sering mengalami penyakit asam lambung. Mengapa hal ini bisa terjadi, pasalnya bagian perut mengalami tekanan karena ada janin di dalamnya. Nah, hal ini berdampak dengan asam lambung yang jadi naik ke kerongkongan.

8. Efek samping mengonsumsi obat tertentu

Seseorang yang mengalami penyakit asam lambung juga bisa disebabkan karena mengonsumsi obatan tertentu. Misalnya Anda sedang menjalani perawatan dan secara tidak langsung hal ini berdampak pada asam lambung yang naik.

Itulah beberapa penyebab penyakit asam lambung yang bisa Anda ketahui. Yuk, jangan kesehatan agar lambung tetap sehat dan terhindar dari penyakit ini.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *