Categories
Obat

Pioglitazone Termasuk Golongan Obat Diabetes Tipe 2? Simak Penjelasanya

Pioglitazone Termasuk Golongan

Apabila Anda mendapatkan obat yang mengandung pioglitazone, ini adalah obat diabetes. Khususnya pioglitazone termasuk golongan obat diabetes melitus tipe 2. Diabetes merupakan penyakit yang cukup kronis karena dapat memicu datangnya penyakit lain. Hal ini ditandai dengan kadar gula dalam darah di atas batas normal yang dikarenakan tidak berfungsinya hormon insulin yang bertugas untuk mengolahnya menjadi sumber energi. Oleh karena itu, simak terus informasi berikut ini untuk mengobati penyakit diabetes.

Fungsi Obat Pioglitazone

Obat yang tergolong kategori obat resep ini digunakan untuk mengontrol tingginya kadar gula dalam darah dengan cara mengembalikan respon tubuh terhadap insulin. Apabila hormon insulin sudah bisa berfungsi kembali, hal ini tentu bisa mencegah terjadinya kerusakan ginjal, masalah saraf hingga dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Dosis dan Penggunaan

Dosis pada awal pemberian obat dengan kondisi tanpa kegagalan jantung biasanya adalah 15 sampai 30 mg yang diminum sekali sehari. Sedangkan bagi Anda yang disertai kondisi kegagalan jantung, bisa menggunakan dosis 15 mg yang diminum sekali sehari. Apabila Anda menggunakan obat ini sebagai dosis perawatan, Anda bisa menggunakan dosis 15 sampai 45 yang diminum sekali sehari. Adapun 45 mg adalah dosis maksimal yang bisa digunakan.

Jika Anda mengalami diabetes melitus tipe 2, maka ada baiknya Anda mengonsumsi obat ini secara disiplin dan rutin. Caranya Anda bisa meminum obat ini diwaktu yang sama setiap harinya. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan manfaat yang optimal dari obat ini. Apabila Anda sedang mengonsumsi obat lain, ada baiknya Anda juga berkonsultasi mengenai interaksi obat yang terjadi.

Interaksi Obat

Pioglitazone termasuk golongan obat keras di mana untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter. Oleh karena itu, saat Anda hendak mengonsumsinya tidak disarankan mengkombinasikannya dengan obat lainnya. Terutama dengan obat rifampicin sebab dapat mengurangi kinerja pioglitazone dalam darah.

Sedangkan penggunaan obat ini yang dikombinasikan bersama obat gemfibrozil dan ketoconazole, dapat meningkatkan kadar pioglitazone dalam darah. Jadi, sebaiknya penggunaan obat ini perlu Anda konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Efek Samping

Penggunaan obat tentu akan menimbulkan efek samping, terutama penggunaan obat diabetes.  Adapun beberapa efek samping ringan yang bisa Anda rasakan adalah gatal-gatal, kesulitan bernapas bahkan bisa terjadi pembengkakan di beberapa area seperti wajah, bibir, lidah maupun pada tenggorokan.

Segera hentikan pemakaian apabila Anda mengalami beberapa efek samping berat. Misalnya sakit perut, sakit saat buang air kecil hingga kencing berdarah, pembengkakan atau kenaikan berat badan secara cepat hingga menyebabkan Anda tidak bisa bernapas sekalipun pendek dan sudah mengerahkan sekuat tenaga.

Beritahukan juga kepada dokter terkait kondisi Anda. Misalnya mulai terasa sakit dada, pandangan menjadi kabur, nyeri di beberapa bagian tubuh seperti di punggung, otot, maupun pada gigi. Sekalipun efek samping ini semua terjadi pada sebagian orang, bila Anda merasakannya segera hubungi dokter agar dokter bisa memberikan saran kepada Anda.

Jadi, pioglitazone termasuk golongan obat untuk diabetes melitus tipe 2. Yakni suatu kondisi di mana sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga hormon insulin yang dihasilkan tidak bisa berfungsi dengan baik untuk mengolah glukosa menjadi energi. Apabila Anda sudah mengonsumsi obat ini, jangan lupa untuk memeriksa gula darah secara rutin sesuai anjuran dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Anda juga bisa mengetahui info kesehatan terpercaya dengan mendaftarkan email anda di Ngovee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *