Categories
Kesehatan

Mengenal Donor Darah Dan Kegunaannya

Hal yang lumrah bagi masyarakat di Tanah Air pada umumnya, jika telah familiar dengan istilah donor darah yang banyak dijumpai Adalah keseharian. Kegunaan donor darah juga diketahui sangat beragam. Donor darah sendiri merupakan suatu proses pengambilan darah dari seseorang relawan yang mendonorkan darahnya untuk nanti disimpan pada bank darah yang tersedia pada lembaga penyimpanan darah seperti di PMI atau rumah sakit.

Nantinya darah tersebut dapat digunakan bagi pasien yang membutuhkan darah, khususnya penderita gejala serius yang benar-benar membutuhkan darah. Pada kegiatan donor darah, ada dua jenis yang dapat diketahui bagi masyarakat, yakni kegiatan donor darah pengganti dan kegiatan donor darah langsung. Adapun badan yang khusus menangani tentang kegiatan donor darah ialah PMI atau Palang Merah Indonesia.

Biasanya kegiatan penyumbangan darah ataupun donor darah itu dilakukan pada unit-unit sumbang darah yang disediakan di daerah-daerah oleh PMI yang mana sering disebut UDD PMI atau Unit Donor Darah PMI. Sering juga dijumpai kegiatan menggalang darah oleh sukarelawan secara umum yang diselenggarakan pada tempat-tempat keramaian seperti hanya di sekolah, universitas, pusat keramaian atau perbelanjaan dan juga area tempat ibadah. Pada kesempatan event tersebut, biasanya pendonor hanya perlu mengisi data pribadi melalui online untuk kemudahan dalam proses donor darah.

Syarat Mendonorkan Darah

Sebelum sukarelawan melakukan kegiatan donor darah, alangkah baiknya para pendonor mengetahui terlebih dahulu beberapa syarat maupun ketentuan yang dapat diperhatikan. Diantara syarat bagi pendonor darah itu antaranya:

  • Berusia antara 17 tahun hingga maksimal 60 tahun. Khusus bagi remaja yang berusia 17 tahun, diharapkan untuk melampirkan juga surat izin tertulis yang diperoleh dengan sepengetahuan dari orang tua atau wali sebelum dilakukan donor darah.
  • Memiliki kondisi fisik atau tubuh yang fit sebelum melakukan donor darah.
  • Pendonor memiliki berat badan minimal 45 kilogram.
  • Pendonor haruslah memiliki suhu tubuh normal, yang mana berkisar antara 36,6 sampai dengan 37,5 derajat Celcius.
  • Pendonor juga harus memiliki denyut nadi normal yakni antara 50-100 kali per menit ketika diperiksa.
  • Pendonor memiliki kadar hemoglobin yang sesuai ketentuan, dimana ketentuan minimal bagi wanita yakni 12 gr/dl dan 12,5 gr/dl bagi pria.
  • Pendonor memiliki tekanan darah yang normal, yakni kisaran 100-160 pada sistolik dan 70-100 pada diastolik.

Kegunaan Kegiatan Donor Darah

Donor darah ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat, tidak hanya bagi kemanusiaan saja namun juga memiliki manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Apa saja kegunaan donor darah tersebut? Ketahui informasinya di bawah ini:

  • Turut mengurangi kadar kalori yang ada dalam tubuh. Secara tidak langsung ketika proses transfusi darah, kalori yang terkandung dalam tubuh akan juga terkuras sehingga efektif untuk pembakaran kalori dalam tubuh.
  • Efektif dalam mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Kadar kolesterol yang ada dalam tubuh akan ikut keluar bersamaan dengan darah yang turut ditransfusikan, sehingga mengurangi kadar kolesterol di tubuh.
  • Membantu dalam meningkatkan darah di tubuh. Kegunaan donor darah lain yakni membantu dalam meningkatkan darah karena jantung dapat memompa lebih cepat darah sehingga tubuh akan terisi darah baru dan segar.
  • Mengurangi risiko dari penyakit jantung. Jantung yang terus memompa akan menghasilkan zat besi pada darah yang membuat tubuh akan fit.

Demikian sekilas informasi tentang donor darah dan kegunaan donor darah bagi tubuh khususnya. Semoga dapat bermanfaat.

Unduh aplikasi Jovee pada Google Play Store maupun App Store, guna mencukupi suplemen, vitamin c, dan multivitamin terbaik dapatkan hanya di Jovee. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *