Categories
Obat

Ketahui Dosis dan Cara Konsumsi Dulcolax agar Efeknya Optimal

Cara Konsumsi Dulcolax

Dulcolax terbilang sebagai obat yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Obat ini tergolong sebagai obat laksatif atau pencahar, sehingga tak heran jika dulcolax digunakan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi. Walau obat ini dijual secara bebas, dosis dan cara konsumsi dulcolax harus dilakukan dengan tepat agar efek pengonsumsian atau penggunaannya bisa optimal.

Cara Kerja Dulcolax

Dulcolax yang merupakan obat pencahar, bekerja dengan cara menstimulasi pergerakan usus besar. Dengan adanya stimulasi pada usus besar ini, maka pengeluaran feses pun bisa kembali lancar. Selain digunakan untuk mengatasi sembelit dan konstipasi, dulcolax juga umum digunakan untuk membersihkan atau mengosongkan usus besar sebelum dilakukan operasi atau kolonoskopi.

Dosis Penggunaan Dulcolax Tablet dan Suppositoria

Bagi orang yang mengonsumsi dulcolax untuk konstipasi, dosis yang dianjurkan adalah 5 hingga 15 miligram atau 1 hingga 3 tablet, yang dikonsumsi sekali sehari. Sedangkan jika obatnya berbentuk suppositoria rektal, dosis dulcolax yang umum digunakan adalah sebanyak 10 miligram atau setara dengan 1 suppositoria sebanyak sekali sehari.

Cara Penggunaan atau Pengonsumsian Dulcolax

Cara penggunaan dulcolax tentu akan berbeda sesuai dengan bentuk obatnya. Perlu Anda ketahui dulu bahwa dulcolax ini tersedia dalam bentuk tablet dan suppositoria. Cara konsumsi dulcolax yang berbentuk tablet adalah dengan cara ditelan. Perhatikan untuk tidak melumatkan, mengunyah, atau pun memotong tablet dulcolax sebelum diminum. Konsumsilah obat ini dengan segelas air putih.

Setelah  mengonsumsi dulcolax yang berbentuk tablet, maka pergerakan usus besar akan terjadi dalam kurun waktu 6 hingga 12 jam. Kemudian, untuk penggunaan dulcolax yang berbentuk suppositoria adalah dengan memasukkannya ke dalam tubuh melalui rektum. Dengan cara ini, maka pergerakan usus akan terjadi dalam kurun waktu 15 hingga 60 menit setelah penggunaan.

Sebelum menggunakan dulcolax dalam bentuk suppositoria, dianjurkan untuk buang air kecil terlebih dahulu. Kemudian, berbaringlah dalam posisi menyamping, lalu angkat lutut sebelah kanan ke depan dada. Selanjutnya, masukkan suppositoria ke dalam rektum dengan panjang sekitar 1 inci. Tahan kondisi berbaring selama beberapa menit, hingga suppositoria mencair optimal. 

Perlu diperhatikan untuk tidak mengonsumsi atau menggunakan obat dalam bentuk apapun dalam kurun waktu 2 jam sebelum dan sesudah menggunakan dulcolax. Tak hanya itu saja, Anda yang akan mengonsumsi dulcolax dalam bentuk tablet, dianjurkan menghindari pengonsumsian susu dan antasida sekitar 1 jam sebelum meminum dulcolax.

Efek Samping Akibat Pengonsumsian Dulcolax

Perlu diketahui bahwa setelah mengonsumsi atau menggunakan dulcolax, ada efek samping yang mungkin Anda alami. Umumnya, efek samping yang muncul seperti kram perut, mual, muntah, diare, serta rasa perih di area rektum jika Anda menggunakan dulcolax berbentuk suppositoria. Efek samping ini terbilang normal, serta akan bisa sembuh atau hilang dengan sendirinya.

Selain itu, ada juga efek samping serius yang mungkin terjadi akibat penggunaan dulcolax. Kadar sodium dan potasium dalam tubuh akan mengalami pengurangan, serta fungsi usus mengalami ganggaun setelah mengonsumsi dulcolax dalam kurun waktu yang lama.  Segera periksakan diri ke dokter jika efek samping serius ini Anda alami setelah menggunakan dulcolax.

Itulah tadi ulasan mengenai dosis, cara konsumsi dulcolax, beserta dengan efek samping yang mungkin ditimbulkannya. Obat ini sendiri dijual dengan bebas, sehingga bisa dikonsumsi tanpa resep dokter. Walau begitu, tetap patuhi dosis penggunaan dan cara pengonsumsiannya yang tepat. Dengan begini, Anda bisa merasakan efek optimal dari pengonsumsian atau penggunaan dulcolax.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google PlayStore maupun AppStore sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *