Categories
Obat

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh

 efek samping natrium klorida

Natrium klorida atau NaCl merupakan salah satu elektrolit yang memiliki peranan untuk mengatur jumlah air dalam tubuh. Tidak hanya itu, natrium klorida juga memiliki peranan dalam impuls saraf serta kontraksi otot. Berbicara soal natrium klorida, apa si sebenarnya efek samping natrium klorida bagi tubuh? Untuk yang ingin tahu jawabannya, bisa simak selengkapnya di bawah ini. 

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh 

Sama seperti obatan lainnya, mengonsumsi natrium klorida juga bisa menimbulkan efek samping. Hanya saja efek samping ini jarang terjadi dan bahkan tidak memerlukan penanganan yang serius. Meskipun demikian, untuk Anda yang ingin mengonsumsi obat ini dianjurkan untuk tetap melakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. 

Adapun beberapa jenis efek yang biasanya terjadi karena mengonsumsi natrium klorida diantaranya adalah dekat jantung menjadi lebih cepat. Munculnya demam, muncul gatal dan ruam, terjadi iritasi, suara menjadi serak, kaku, nyeri sendi atau bengkak serta dada juga menjadi sesak. 

Bahkan tidak menutup kemungkinan juga jika obat ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi lho. jika Anda mengalami efek samping di atas, segera hentikan penggunaan obat serta hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi yang lebih parah. Beberapa reaksi alergi lebih parah ini antara lain sebagai berikut:

  • Terjadi pembengkakan pada area wajah, tenggorokan, bibir dan lidah 
  • Munculnya ruam di kulit yang semakin banyak 
  • Gatal-gatal
  • Mengalami kesulitan bernapas.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua efek samping natrium klorida ini dirasakan oleh semua orang. Jika Anda merasa khawatir dengan efek sampingnya, ada baiknya untuk segera melakukan konsultasi kepada dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya. 

Apakah Natrium Klorida Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Hingga saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa ada risiko penggunaan obat ini untuk ibu hamil dan menyusui. Nah, jika Anda dalam keadaan hamil dan menyusui namun ingin mengonsumsi obat ini. Pastikan Anda selalu konsultasikan kepada dokter untuk memperhatikan manfaat dan risiko yang diberikan. 

Adapun obat ini sendiri termasuk dalam risiko kehamilan untuk kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Adapun referensi kategori menurut FDA adalah sebagai berikut:

A = tidak berisiko 

B = tidak berisiko pada beberapa penelitian 

C = mungkin berisiko 

D = ada bukti positif berisiko 

X = kontradiksi 

N = tidak diketahui 

Bagaimana Cara Menggunakan Natrium Klorida? 

Untuk menggunakan obatan jenis ini, Anda bisa mengikuti cara sesuai dengan aturan mengonsumsi obat dan jangan melebihi dosis yang sudah dianjurkan. Pastikan bahwa Anda mengikuti petunjuk yang ada pada resep. 

Untuk mengonsumsi obat ini, Anda bisa menggunakan satu gelas penuh air putih. Obat ini juga bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Nah, untuk memastikan apakah obat ini berpengaruh terhadap kondisi Anda, Anda mungkin akan melakukan tes darah secara berkala. Untuk itu, pastikan mengunjungi dokter secara rutin. 

Hal yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah jangan berikan obat ini kepada orang lain meskipun orang tersebut memiliki gejala yang sama dengan yang Anda rasakan. Jika gejala yang Anda rasakan tidak berkurang atau bahkan menjadi lebih buruk, sehingga hubungi dokter setelah mengonsumsi natrium klorida. 

Dengan memperhatikan efek samping natrium klorida di atas Anda menjadi lebih waspada ketika hendak mengonsumsi obatan. Pastikan untuk selalu konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *