Categories
Kesehatan Obat

Inilah Obat Radang Tenggorokan Alami yang Dapat Diperoleh Di Rumah

Sakit tenggorokan adalah satu hal yang sangat mengganggu sekali. Biasanya, sakit tenggorokan muncul sebagai pertanda awal dari pilek, flu, atau bisa jadi efek samping dari pita suara yang menegang. Parahnya lagi, rasa sakit ini bisa jadi indikasi dari sesuatu yang lebih serius yaitu radang tenggorokan. Apapun itu penyebabnya, tentu Anda segera ingin terlepas dari rasa sakit tenggorokan bukan?

baca juga: Apa itu Ibuprofen?

Sebab, rasa sakit ini sangat membuat tidak nyaman. Mungkin, Anda ingin segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Namun, ternyata radang tenggorokan ini bisa diobati dengan obat sakit tenggorokan alami di rumah. Yuk cari tahu obat radang tenggorokan alami apa saja yang dapat Anda coba!

Kumur Air Garam

Salah satu cara efektif untuk mengobat sakit tenggorokan adalah dengan berkumur dengan air garam hangat. Cara ini terbukti ampuh untuk meredakan nyeri dan rasa panas dari sakit tenggorokan. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan, berkumur dengan air garam beberapa kali sehari dapat mengurangi bengkak di tenggorokan, mencairkan lendir, membantu membilas bakteri, serta mengatasi penyebab iritasi lain sehingga meringankan ketidaknyamanan Anda saat menelan.

Anda dapat membuat ramuan air garam alami ini dengan mencampur 1 sendok teh garam meja dengan secangkir air hangat. Aduklah hingga garam larut dengan air, lalu kumurlah beberapa detik. Keluarkan dan ulangi berkumur air garam beberapa kali sepanjang hari. Tentu saja rasanya akan sangat asin tak tertahankan. Jika tidak kuat, Anda bisa campurkan sedikit madu untuk menetralkan rasa asinnya. Lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang optimal ya!

Penuhi Cairan Tubuh 

Jika Anda sedang mengalami sakit tenggorokan, cobalah untuk mengonsumsi lebih banyak cairan untuk meringankan rasa sakinya. Ya, menjaga asupan cairan tubuh seimbang adalah bagian penting dari obat sakit tenggorokan yang alami. Sebab, apabila Anda kekurangan cairan, maka tubuh tidak dapat menghasilkan air liur dan lendir yang cukup guna menjaga tenggorokan tetap lembab. Jika hal ini terjadi, maka akan mengakibatkan pembengkakan dan peradangan jadi lebih buruk.

Disisi lain, Anda harus tetap mengonsumsi cairan yang banyak supaya urin berwarna kuning terang atau jernih. Hal ini akan membuat selaput lendir tetap lembab dan bekerja lebih baik dalam melawan bakteri penyebab iritasi, seperti alergen. Kondisi ini juga akan membuat sistem kekebalan jauh lebih efektif dalam memerangi gejala pilek, flu, dan lainnya. 

Oleh karena itu, perbanyak minum air putih untuk mengatasi radang tenggorokan alami yang terbaik. Namun, Anda juga bisa menggantinya dengan teh jahe madu hangat, teh hijau tawar hangat, atau bisa juga sup ayam lezat. Ketahuilah, kandungan sodium dalam sup ayam mampu bertindak sebagai obat anti peradangan. Selain itu, mengonsumsi sesuatu saat sakit tenggorokan pasti akan lebih menyulitkan. Jadi, mengonsumsi nutrisi cair dapat membantu Anda memenuhi nutrisi yang cukup untuk melawan penyakit Anda.

Istirahat

Mungkin, langkah ini terdengar sepele. Namun, jika diabaikan tidak membuat radang tenggorokan berangsur sembuh. Cobalah untuk beristirahat yang cukup untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan demikian, Anda bisa cepat sembuh. Tak lupa, istirahatkan suara Anda untuk obat alami sakit tenggorokan.

Itulah beberapa obat alami radang tenggorokan yang bisa Anda coba. Jika dirasa sudah tidak tahan, Anda bisa mendapatkan perawatan dari dokter atau memperoleh obat dari apotek. Jangan lupa, lakukan beberapa upaya pencegahan supaya radang tenggorokan tidak muncul lagi.

Categories
Obat

Kenali Manfaat Obat Ibuprofen, Efek Samping, dan Dosis yang Dianjurkan

Saat membuka kotak P3K yang ada dikantor ataupun dirumah, pasti Anda pernah melihat ada obat ibuprofen didalamnya. Tahukah Anda apakah manfaat obat ini? Ibuprofen adalah obat yang berfungsi meredakan nyeri karena berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, sakit punggung, nyeri haid, nyeri otot, asam urat, arthritis, hingga peradangan lain yang ada ditubuh. Obat ini juga sering dikonsumsi untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan akibat pilek atau flu. Obat ini termasuk golongan NSAID dan bekerja dengan cara menghalangi produksi zat alami dalam tubuh yang menyebabkan peradangan itu sendiri. 

Secara ilmiah, menurut Lifepack, ketika seseorang merasakan nyeri, tubuh akan menghasilkan zat kimiawi berupa protaglandin yang menyebabkan rasa nyeri tersebut. Nah, tugas ibuprofein menghentikan produk prostaglandin sehingga rasa nyeri menghilang. Yuk cari tahu bagaimana cara minum obat ibuprofen dengan benar berikut.

Aturan Minum Obat Ibuprofen

Sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya bacalah panduan obat dan brosur informasi pasien yang disediakan oleh apotek. Apabila ada pertanyaan, segera tanyakan pada dokter atau apoteker. Aturan obat ini sebaiknya diminum setiap 4-6 jam dengan segelas air (240ml), kecuali jika dokter menganjurkan aturan yang berbeda. Jangan berbaring usai minum obat ini selama minimal 10 menit. Apabila Anda merasa sakit perut saat mengonsumsi obat ini, barengilah dengan makanan, susu, atau antasida. Untuk dosis, ikutilah aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker. Namun, jika Anda mengonsumsi ibuprofen nonresep, segera konsultasikan ke dokter jika demam tidak kunjung turun selama 3 hari dan rasa nyeri tidak reda selama lebih dari 10 hari.

Dosis Ibuprofen

Perlu diperhatikan bahwa dosis ini bukanlah pengganti dari nasihat yang diberikan oleh dokter. Pastikan selalu konsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan dengan ibuprofen. 

Untuk orang dewasa, dosis ibuprofen yang dianjurkan untuk mengatasi nyeri haid adalah 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Sementara, untuk meredakan demam, secara oral diperlukan 200-400 mg ibuprofen setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis ibuprofen untuk merdakan demam melalui infus adalah 400mg selama 30 menit diawal. Kemudian, dosis lanjutan sebesar 400 mg setiap 4-6 jam atau sebesar 100-200 mg setiap 4 jam sesuai kebutuhan. Dosis akan berbeda lagi untuk anak-anak.

Efek Samping Ibuprofen

Sebagian besar obat-obatan pasti menimbulkan efek samping, termasuk ibuprofen. Apa sajakah efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh obat ibuprofen? Berikut ini adalah efek samping yang umum terjadi dan bersifat ringan, diantaranya sakit perut, maag, diare, sembelit, kembung, pusing, sakit kepala, gugup, gatal atau ruam, dan telinga berdenging.

Perlu Anda perhatikan pula bahwa ada risiko reaksi alergi obat oleh antalgin. Jika Anda merasa gatal-gatal, ruam kulit parah, kesulitan bernapas, hingga bengkak diarea bibir, wajah, lidah, atau tenggorokan, segera cari bantuan tenaga medis.

Namun, jika Anda mengalami efek samping serius seperti nyeri dada, lemas, sesak, hilang keseimbangan, feses berwarna hitam atau berdarah, berat badan naik, kesulitan buang air kecil, mual, demam, memar, hingga sakit kepala berat, segera hentikan penggunaan obat ibuprofen dan hubungi dokter. Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Akan tetapi, jika Anda merasakan kekhawatiran terkait efek samping tertentu, lebih baik konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda. 

Mengingat betapa riskannya pengaruh obat ini terhadap tubuh, sebaiknya selalu konsultasikan kepada pihak medis sebelum mengonsumsinya ya!