Categories
Obat

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh

 efek samping natrium klorida

Natrium klorida atau NaCl merupakan salah satu elektrolit yang memiliki peranan untuk mengatur jumlah air dalam tubuh. Tidak hanya itu, natrium klorida juga memiliki peranan dalam impuls saraf serta kontraksi otot. Berbicara soal natrium klorida, apa si sebenarnya efek samping natrium klorida bagi tubuh? Untuk yang ingin tahu jawabannya, bisa simak selengkapnya di bawah ini. 

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh 

Sama seperti obatan lainnya, mengonsumsi natrium klorida juga bisa menimbulkan efek samping. Hanya saja efek samping ini jarang terjadi dan bahkan tidak memerlukan penanganan yang serius. Meskipun demikian, untuk Anda yang ingin mengonsumsi obat ini dianjurkan untuk tetap melakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. 

Adapun beberapa jenis efek yang biasanya terjadi karena mengonsumsi natrium klorida diantaranya adalah dekat jantung menjadi lebih cepat. Munculnya demam, muncul gatal dan ruam, terjadi iritasi, suara menjadi serak, kaku, nyeri sendi atau bengkak serta dada juga menjadi sesak. 

Bahkan tidak menutup kemungkinan juga jika obat ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi lho. jika Anda mengalami efek samping di atas, segera hentikan penggunaan obat serta hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi yang lebih parah. Beberapa reaksi alergi lebih parah ini antara lain sebagai berikut:

  • Terjadi pembengkakan pada area wajah, tenggorokan, bibir dan lidah 
  • Munculnya ruam di kulit yang semakin banyak 
  • Gatal-gatal
  • Mengalami kesulitan bernapas.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua efek samping natrium klorida ini dirasakan oleh semua orang. Jika Anda merasa khawatir dengan efek sampingnya, ada baiknya untuk segera melakukan konsultasi kepada dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya. 

Apakah Natrium Klorida Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Hingga saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa ada risiko penggunaan obat ini untuk ibu hamil dan menyusui. Nah, jika Anda dalam keadaan hamil dan menyusui namun ingin mengonsumsi obat ini. Pastikan Anda selalu konsultasikan kepada dokter untuk memperhatikan manfaat dan risiko yang diberikan. 

Adapun obat ini sendiri termasuk dalam risiko kehamilan untuk kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Adapun referensi kategori menurut FDA adalah sebagai berikut:

A = tidak berisiko 

B = tidak berisiko pada beberapa penelitian 

C = mungkin berisiko 

D = ada bukti positif berisiko 

X = kontradiksi 

N = tidak diketahui 

Bagaimana Cara Menggunakan Natrium Klorida? 

Untuk menggunakan obatan jenis ini, Anda bisa mengikuti cara sesuai dengan aturan mengonsumsi obat dan jangan melebihi dosis yang sudah dianjurkan. Pastikan bahwa Anda mengikuti petunjuk yang ada pada resep. 

Untuk mengonsumsi obat ini, Anda bisa menggunakan satu gelas penuh air putih. Obat ini juga bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Nah, untuk memastikan apakah obat ini berpengaruh terhadap kondisi Anda, Anda mungkin akan melakukan tes darah secara berkala. Untuk itu, pastikan mengunjungi dokter secara rutin. 

Hal yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah jangan berikan obat ini kepada orang lain meskipun orang tersebut memiliki gejala yang sama dengan yang Anda rasakan. Jika gejala yang Anda rasakan tidak berkurang atau bahkan menjadi lebih buruk, sehingga hubungi dokter setelah mengonsumsi natrium klorida. 

Dengan memperhatikan efek samping natrium klorida di atas Anda menjadi lebih waspada ketika hendak mengonsumsi obatan. Pastikan untuk selalu konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Obat

Efek Samping Selenium Jika Dikonsumsi Berlebihan

efek samping selenium

Selenium merupakan senyawa yang tidak diproduksi oleh tubuh. Sehingga Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang mengandung selenium untuk memenuhi kebutuhan selenium. Namun, perlu diperhatikan juga kalau ada efek samping selenium yang berdampak buruk untuk tubuh jika Anda mengkonsumsinya terlalu banyak. Berikut ini efek samping yang sering timbul.

1. Diare

Efek samping yang umum dari kelebihan selenium adalah gangguan pencernaan seperti diare dan mual. Anda berisiko mengalami gangguan ini jika mengkonsumsi selenium di luar batas legal. Overdosis selenium juga dipercaya menyebabkan asam lambung. Namun hipotesis ini belum sepenuhnya dibuktikan oleh para ahli.

Jika Anda mengalami gangguan pencernaan dan sedang mengkonsumsi suplemen yang mengandung selenium, Anda dapat mengurangi dosis atau menghentikannya sama sekali. agar gejala diare yang Anda alami tidak semakin parah.

2. Rambut Rontok

Efek samping berikutnya yang timbul saat Anda overdosis senyawa selenium adalah rambut Anda akan mudah untuk rontok. Sebab, selenium yang berpengaruh terhadap kelenjar tiroid, jika berlebihan akan mengurangi kemampuan tubuh dalam menumbuhkan sel. Rambut akan lebih mudah kering dan juga rapuh. Sehingga membuat rambut Anda mudah rontok.

3. Jari-jari Melemah

Efek samping selenium yang berikutnya adalah jari-jari Anda akan melemah. Hal tersebut disebabkan oleh rusaknya sistem saraf akibat overdosis senyawa selenium. Khususnya pada saraf motorik. Sehingga Anda akan mengalami kesulitan untuk menggerakkan bagian otot tubuh tertentu, termasuk jari-jari.

4. Iritasi

Konsumsi selenium secara berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan dosis yang tepat konsumsi selenium. Terutama jika Anda mengkonsumsinya melalui suplemen. Alangkah lebih baiknya jika Anda mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung selenium untuk mengurangi resiko overdosis. 

5. Mual dan Muntah

Selenium juga termasuk kedalam senyawa yang mudah larut. Sehingga sisa pencernaan selenium yang tidak dibutuhkan tubuh akan dibuang ke saluran air seni. Sisa pencernaan perlebih ini akan melewati usus, dan menimbulkan masalah pencernaan. Akibatnya Anda akan mengalami mual dan muntah.

6. Ruam pada Kulit

Selain menyebabkan iritasi. Kelebihan senyawa selenium pada tubuh juga akan menyebabkan ruam pada kulit. Sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit Anda. Oleh karena itu konsumsi suplemen yang mengandung selenium sekedarnya saja. Sebab tubuh hanya membutuhkan sedikit senyawa selenium untuk menjaga kesehatan.

7. Kelelahan yang tidak Biasa

Dosis selenium yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 20 hingga 40 mcg setiap harinya. Walaupun selenium berguna untuk penderita penyakit kelenjar tiroid, jika Anda kelebihan senyawa selenium, bisa saja Anda akan mengalami kelelahan yang tidak biasanya. 

8. Merusak Jaringan Saraf

Jika Anda mudah sekali kesemutan, dan juga pegal-pegal pada daerah tertentu. Kemungkinan besar ada kerusakan pada jaringan saraf Anda. salah satu faktor yang bisa menyebabkan kerusakan saraf adalah overdosis senyawa selenium. Oleh karena itu, harap diperhatikan dosis yang tepat untuk menghindari efek samping overdosis selenium. 

Akan tetapi tidak semua orang yang mengkonsumsi selenium secara berlebihan mengalami efek samping seperti di atas. Ada kemungkinan masih ada efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Akan lebih baiknya jika Anda selalu berkonsultasi dengan tenaga medis yang lebih paham mengenai efek samping akibat kelebihan selenium. 

Seperti itulah beberapa efek samping selenium yang mungkin terjadi jika Anda overdosis selenium. Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. 

Categories
Obat

5 Vitamin Imun untuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

vitamin imun

Selama masa penyebaran virus corona di Indonesia masih belum berakhir. Menjaga sistem kekebalan (Imunitas) tubuh adalah hal penting yang harus Anda lakukan. Baik itu untuk Anda yang Work From Home (WFH) maupun tidak. Oleh sebab itu, berikut ini 5 vitamin imun yang berguna untuk menjaga meningkatkatkan sistem imunitas tubuh. 

1. Vitamin B6

Vitamin B6 sangat penting dalam mendukung reaksi biokimia dalam sistem kekebalan tubuh. Selain kekebalan, vitamin B6 juga berperan dalam meningkatkan kualitas tidur, nafsu makan, dan siklus mood. Vitamin B6 juga berperan penting dalam produksi sel darah merah. Walaupun jarang ditemukan kondisi kekurangan vitamin B6, namun lansia umumnya kekurangan vitamin ini.

2. Vitamin C

Vitamin C dapat meningkatkan aksi berbagai enzim dengan menjaga ion logam di dalam tubuh. Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan jaringan dan merupakan suplemen anti-inflamasi (peradangan) saat tubuh melawan infeksi. Vitamin C efektif dalam memprediksi infeksi saluran pernapasan. 

Suplemen vitamin C juga dapat mengurangi keparahan penyakit dan kebutuhan alat bantu pernapasan pada pasien dengan komplikasi, luka bakar, infeksi paru-paru, dan penyakit jantung.  Dosis suplemen vitamin C yang diberikan pada penderita penyakit berat berkisar 1 gram per hari. 

3. Vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu vitamin imun untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Studi tersebut menunjukkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau bronkitis. Ini karena vitamin D meningkatkan jumlah sel kekebalan yang membantu membunuh sel penyakit.

Selain itu, vitamin D juga dapat membantu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengurangi produksi zat kimia yang disebut dengan sitokin inflamasi. Tubuh kita bisa menghasilkan banyak vitamin D saat terkena sinar UV.

Orang dewasa dan orang tua sering kekurangan zat gizi mikro yang bermanfaat ini. Padahal, memenuhi kebutuhan vitamin D menjadi sangat penting di tengah pandemi corona. Vitamin D biasanya dibuat oleh kulit saat terkena sinar matahari. Namun, tinggal di rumah bisa mengurangi kecukupan vitamin D.

4. Vitamin E

Vitamin E merupakan salah satu vitamin yang berperan penting dalam berfungsinya organ-organ tubuh. Vitamin ini larut dalam lemak. Vitamin E juga mengandung antioksidan yang membantu proses sel rusak. Vitamin E adalah antioksidan kuat yang membantu tubuh Anda melawan infeksi. 

Antioksidan itu sendiri diketahui dapat melindungi dari radikal bebas. Radikal bebas akan meningkatkan risiko penyakit kanker, jantung dan berbagai penyakit lainnya. Oleh sebab itu, asupan vitamin E penting bagi tubuh. Vitamin E juga memiliki khasiat lain yang berguna dalam meningkatkan metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Zinc

Zinc merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menunjang sistem imun. Peran zinc sangat dibutuhkan baik untuk perkembangan tubuh maupun untuk menunjang kesehatan tubuh. Ada beberapa jenis seng yang bisa ditemukan, misalnya seng sulfat, seng sitrat, dan seng glukonat.

Selain meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, kandungan seng juga dapat membantu menunjang kulit, jantung, mata, dan menstabilkan kadar gula darah. Jika seseorang memenuhi kebutuhan zincnya dengan baik maka secara tidak langsung akan melindungi dirinya dari beberapa jenis penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Selain kelima vitamin imun  di atas minyak ikan juga sangat bagus untuk menjaga dan meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Untuk mendapatkan vitamin dan suplemen, download aplikasi Jovee lewat Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Kesehatan Obat

Efek Samping Cataflam yang Mungkin Terjadi

efek samping cataflam

Mengonsumsi cataflam secara teratur dan berkelanjutan juga memiliki efek samping yang cukup berbahaya. Obat yang diresepkan oleh dokter dan dikonsumsi dengan benar memiliki manfaat yang lebih besar daripada risiko efek sampingnya. Namun, Anda tetap perlu mengetahui efek samping cataflam yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi cataflam.

Tekanan Darah Tinggi 

Salah satu efek samping konsumsi cataflam yang berkepanjangan mempunyai resiko untuk menyebabkan tekanan darah tinggi. Sehingga memerlukan diagnosa dari dokter harus segera dilaksanakan. Ada baiknya juga Anda mengetahui berbagai gejala yang menyertainya. Seperti kenaikan berat badan, pembengkakan pada kaki dan tangan, serta perubahan pendengaran. 

Masalah Ginjal

Efek samping cataflam lainnya, jika dikonsumsi secara berlebihan juga bisa berpengaruh dengan kesehatan ginjal. Gejala umum yang bisa Anda rasakan adalah leher akan terasa kaku dan tidak bisa untuk dijelaskan, dan juga adanya perubahan jumlah urine. Ketika gejala tersebut sudah terjadi, segeralah untuk periksa ke dokter untuk memperoleh bantuan medis.  

Penyakit Hati

Cataflam juga mempunyai efek samping untuk masalah penyakit hati yang serius walaupun sangat jarang terjadi. Akan tetapi, segeralah untuk periksa ke dokter jika ada gejala-gejala seperti mual dan muntah, sakit perut, kehilangan nafsu makan secara terus-menerus, nyeri ulu hati, mata atau kulit menguning dan juga urine berwarna gelap. 

Reaksi Alergi

Reaksi alergi juga dapat dipandang sebagai efek samping mengonsumsi obat cataflam. Beberapa gejala alergi seperti ruam, pusing parah bengkak atau gatal, dan juga kesulitan bernapas. Beberapa efek umum lainnya dari mengonsumsi cataflam termasuk kembung, terbakar, kram, urin keruh, sembelit, dan penurunan kemampuan berkonsentrasi. 

Orang yang memakai obat ini juga bisa kehilangan nafsu makan, nyeri di daerah dada bagian bawah, perdarahan, dan penurunan berat badan.Selain itu, obat ini bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karenanya, hindari sinar matahari langsung dengan mengoleskan tabir surya dan mengenakan pakaian yang tertutup saat Anda keluar rumah.

Efek Samping Lain

Selain efek samping diatas, ada juga efek samping lain yang sering terjadi untuk beberapa orang yang terlalu sering mengonsumsi obat cataflam. Adapun gejala umum yang sering terjadi setelah mengonsumsi cataflam sebagai berikut : sakit perut, refluks asam lambung, diare, sendawa, sembelit, mengantuk dan juga pusing. 

Walaupun gejala ringan, jika tidak kunjung mendingan dan semakin memburuk. Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Selain itu ada juga efek samping yang lebih serius dan memerlukan penanganan dari tenaga medis. Diantaranya sebagai berikut : pembengkakan pada kaki maupun tangan (Edema), perubahan suasana hati, nyeri dada dan juga masalah penglihatan.

Obat ini juga bisa membuat Anda merasa mengantuk dan pusing, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk Anda dengan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti mengemudi, dan juga membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Orang tua juga lebih rentan terhadap efek samping dari obat cataflam, sehingga penggunaannya harus diawasi sepenuhnya oleh dokter.

Anda tidak boleh mengonsumsi obat ini jika Anda alergi terhadap obat yang mengandung kalium diklofenak, aspirin, atau NSAID lainnya. Selain itu juga, hindari saat Anda sudah mengonsumsi vitamin, suplemen dan produk obat lain yang kemungkinan saling kontradiksi dengan senyawa yang terkandung dalam obat cataflam. 

Perlu diingat juga kalau tidak semua orang mengalami efek samping saat minum obat ini. Mungkin juga ada efek samping yang belum disebutkan di atas. Akan tetapi akan lebih aman jika Anda senantiasa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu baik secara rutin maupun dalam waktu tertentu saja, untuk meminimalisir efek samping cataflam

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Bisa Kurangi Nafsu Makan, Ini Sederet Efek Samping Ibuprofen

efek samping ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat generik yang dijual bebas. Obat satu ini dikenal sebagai obat Pereda rasa sakit, khususnya saat seseorang menderita demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri pada salah satu bagian tubuh. Disamping bisa meredakan sakit, ibuprofen juga bisa menimbulkan efek samping setelah pengonsumsiannya. Berikut deretan efek samping ibuprofen yang harus Anda ketahui. 

Efek Samping yang Ringan 

Efek samping yang relatif ringan dikarenakan ibuprofen seperti mual, muntah, sakit kepala, diare, hilangnya nafsu makan, konstipasi, pusing, serta mengantuk. Umumnya, efek samping yang ringan ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika efek samping ini tetap bertahan dan malah memburuk kondisinya, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Selain itu, pengonsumsian ibuprofen juga bisa memicu naiknya tekanan darah. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengukur tekanan darah secara rutin saat mengonsumsi ibuprofen ini. Jika misalnya tekanan darah Anda tinggi setelah mengonsumsinya, maka segera kunjungi dokter untuk mengatasinya. 

Efek Samping yang Serius

Selain efek samping yang terbilang ringan, pengonsumsian ibuprofen juga bisa menimbulkan efek samping yang serius. Efek samping tersebut meliputi memar pada kulit atau pendarahan, telinga berdenging, mood swing, tegangnya otot leher, dan gangguan pada penglihatan. Gejala gagal jantung seperti pembengkakan pada kaki, juga termasuk dalam efek samping serius dari ibuprofen. 

Efek Samping yang Fatal 

Efek samping yang fatal memang terbilang langka terjadi dikarenakan pengonsumsian ibuprofen. Namun, kemungkinannya tentu selalu ada. Pengonsumsian ibuprofen ini sendiri berpotensi menyebabkan penyakit liver yang serius. Segera periksakan diri Anda jika sekiranya gejala seperti urin yang berwarna gelap, mual dan muntah berkepanjangan, serta mata dan kulit menguning muncul. 

Gejala Overdosis Ibuprofen 

Setelah tadi dijelaskan mengenai efek samping ibuprofen, Anda pun harus tahu apa saja gejala yang menandakan seseorang mengalami overdosis ibuprofen. Dengan mengetahui gejala overdosis ini, maka pengobatan sedini mungkin akan bisa diberikan kepada orang yang mengalami overdosis tersebut. 

Seseorang yang mengalami overdosis ibuprofen berpotensi mengalami kesulitan untuk tidur. Selain itu, bibir dan kulitnya akan membiru, berhalusinasi, mood swing, kram perut, detak jantung tak beraturan, pingsan, dan bahkan tak bernapas. Jika gejala ini muncul dalam waktu yang relatif berdekatan, maka jangan ragu untuk segera memeriksakan diri pada dokter. 

Dosis Pengonsumsian Ibuprofen 

Munculnya efek samping diakibatkan oleh pengonsumsian ibuprofen tentu tak bisa dihindari. Apalagi, efek samping yang muncul ini berkaitan dengan kondisi orang yang mengonsumsi obat tersebut. Namun, terkait dengan overdosis ibuprofen tentu bisa dihindari dengan mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. 

Khusus untuk meredakan rasa nyeri pada orang dewasa, dosis yang dianjurkan adalah sebanyak 200 hingga 400 miligram setiap 4 hingga 6 jam sekali. Sedangkan jika ibuprofen digunakan untuk meredakan demam pada orang dewasa, pengonsumsiannya sebanyak 200 miligram setiap 4 hingga 6 jam sekali. 

Ibuprofen pun bisa dikonsumsi oleh anak-anak, namun dosisnya memang harus diresepkan langsung oleh dokter. Umumnya alokasi dosis ibuprofen untuk anak-anak didasarkan pada berat badannya, serta suhu badannya jika sekiranya ia sedang demam. Dengan mengonsumsinya sesuai dosis, maka efektivitas obat tersebut akan bisa diperoleh. 

Itulah tadi penjelasan mengenai efek samping ibuprofen, dari yang ringan hingga yang fatal, berikut dengan gejala saat overdosis ibuprofen. Jika Anda mengalami gejala yang ringan, umumnya akan bisa hilang dengan sendirinya, tanda bahwa tubuh bereaksi dengan obat tersebut. Namun jika efeknya tak kunjung hilang atau efeknya serius, segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Cara Minum Paracetamol Lengkap Dengan Dosisnya

Ketika demam dan sakit kepala, reda nyeri, dan gigi sakit, obat yang pertama kali dicari oleh seseorang adalah paracetamol. Cara minum paracetamol pasti berbeda-beda tergantung umurnya, apa lagi yang diberikan untuk anak tentu harus lebih jelih lagi. Acetaminophen adalah jenis obat yang biasanya dikemas dalam bentuk tablet butiran berat 500 mg hingga 600 mg. Tetapi ada juga bentuk dalam sirup, suppositoria, dan infus.

Baca: Penjelasan Obat Cefixime

Jenis obat ini akan digunakan melalui mengurangi beberapa produk yang disimpan dalam zat yang dapat menimbulkan rasa peradangan yang disebut dengan istilah prostaglandin. Bagaimana cara mengurangi rasa dari prostaglandin ini yang menyerang tubuh. Agar rasa semakin berkurang dengan sangat stabil dan tidak sakit. Berikut cara minum lengkap dengan dosisnya untuk anak hingga orang dewasa:

1. Untuk Anak – Anak Berusia Kurang Dari 2 Bulan

Memberikan paracetamol untuk anak – anak yang kurang dua bulan harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak memberikan efek samping pada diri anak tersebut. Yaitu dengan memberikan kepada anak yang memiliki berat badan 10 hingga 15 miligram atau kilogram. Dengan takaran waktu setiap enam jam sekali atau  sesuai sesuai saran dokter.

2. Untuk Anak Berusia 2 Bulan Sampai 12 Tahun

Langkah berikutnya yang harus dilakukan saat minum parasetamol untuk anak yang masih dua bulan hingga dua belas tahun. Adalah dengan cara memberikan dalam takaran waktu setiap 4 hingga 6 jam sesuai dengan yang telah disediakan oleh dokter.

3. Untuk Anak Usia Lebih Dari 12 Tahun

Nah cara minum paracetamol selanjutnya adalah untuk anak yang telah berusia lebih dari 12 tahun yaitu rentang usia 12 hingga 19 tahun. Dimana, ukuran dalam meminumnya adalah 325 hingga 650 miligram setiap 4 hingga 6 jamnya atau 1000 miligram setiap 6 sampai 8 jamnya.

4. Untuk Bayi Yang Lahir Usia Kurang Sepuluh Hari

Jika anak baru lahir memerlukan demam, dalam memberikan obat perlu perhatian khusus yang selektif, yaitu pada dosis infus adalah 10 miligram per dosis untuk setiap enam jam. Lalu untuk oralnya adalah maksimal 60 miligram atau kilogram setiap berat orang. Dan terakhir pada rektalnya adalah memberikan setiap 8 jam.

5. Untuk Bayi Lebih Dari Usia Sepuluh Hari

Pada cara memberikan obat parasetamol untuk bayi yang lahir dalam jangka waktu sepuluh hari adalah dengan cara memberikan dosis pada infus adalah ukuran 20 miligram. Dengan takaran waktu enam jam, lalu pada jenis yang tidak diinfus adalah bantuan waktu enam jam dalam takaran 90 miligram per harinya.

6. Untuk Orang Dewasa

Terakhir adalah dosis untuk minum parasetamol untuk orang dewasa yaitu ukurannya 325 hingga 650 miligram pada jangka waktu setiap 4 hingga 6 jam. Atau disebut juga 1000 miligram dalam jangka waktu 6 hingga 8 jam baik itu oral atau rektal. Selain itu, dalam tablet ini dikonsumsi 4 hingga 6 jam

Bagaimana informasi tentang cara minum paracetamol yang baik dan benar di atas? tentunya sangat membantu bukan. Apa lagi seperti yang diketahui obat satu ini cukup banyak dikonsumsi.  Intinya dalam meminum obat adalah melihat aturan cara minumnya dan dosisnya. Agar semua dapat berjalan maksimal dan baik, selain itu, dalam meminum obat. Dimaksudkan untuk dapat dilihat dengan anjuran yang tepat sehingga tidak memabukkan.

baca: Inilah Apotek Online Terbaik di Indonesia Saat Ini

Lebih lanjut jika tidak dihabiskan dengan baik maka akan menyebabkan efek samping yang kronis seperti mual, gatal – gatal, sakit perut yang luar biasa. Hilang nafsu makan, urin warna gelap, feses nampak pucat, kuning kulit dan mata, serta penyakit lainnya yang harus dikondisikan dengan baik dan sempurna.

Categories
Obat

Manfaat Obat Cefixime yang Penting Diketahui

Berbagai macam obat-obatan yang ada dalam dunia medis memiliki manfaat atau fungsi masing-masing.  Manfaat yang ada pada obat, jika dikonsumsi dengan benar atau sesuai dosisnya bisa menyembuhkan. Seperti halnya obat cefixime yang merupakan obat yang termasuk dalam kategori antibiotic. Dari penelusuran AkronRegister, obat ini  berguna untuk mengobati infeksi bakteri yang ada pada bagian telinga.

Tidak hanya pada telinga tapi juga mampu mengobati infeksi pada saluran kandungan kemih. Bentuk dari obat ini berupa tablet dan juga berbentuk syrup. Fungsi lain dari obat cefixime adalah untuk menghambat perkembangbiakan bakteri yang ada pada saluran kemih kemih dan bagian telinga. Namun, obat ini tidak bisa menghentikan sebuah virus seperti halnya virus yang terdapat pada flu.

baca: Gejala Tipes yang Berbahaya

Cefixime ini hanya boleh dikonsumsi sesuai dengan resep yang sudah di anjurkan oleh dokter. Dapat dikonsumsi oleh anak – anak, orang dewasa, serta wanita yang sedang hamil. Perlu digaris bawahi, penggunaanya  harus dengan resep dokter. Sebelum meminumnya, beberapa peringatan di bawah ini harus diperhatikan:

1. Jangan Dikonsumsi Bila Memiliki Alergi

Bagi pasien yang memiliki alergi terhadap jenis obat cefixime  atau kandungan yang ada di dalamnya, sebaiknya jangan mengkonsumsinya. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Sebaiknya konsultasikan terlebih  dulu ke dokter tentang alteranatif obat lain yang bisa digunakan untuk menyembuhkan infeksi. 

2. Perhatikan Penyakit Khusus yang Dimiliki

Dalam setiap penyakit pastilah memiliki obatnya. Namun, bagaimana dengan obat cefixime ini? Apakah tidak memiliki efek samping terhadap penyakit atau obat lain? Ternyata ada. Obat satu  ini sangat tidak dianjurkan bagi penderita anemia hemolitik. Penyakit khusus ini berupa gangguan yang ada pada ginjal, serta radang pada usus. Jika di minum bagi penderita penyakit tersebut bukannya menyembuhkan malah bisa berakibat fatal.

3. Jangan Dikonsumsi Bersama Obat Lain

Terkadang penyakit dalam tubuh itu tidak hanya satu. Dalam penyembuhannya sendiri pastilah perlu beberapa obat. Namun, mengkonsumsi obat satu ini tidak dianjurkan dikonsumsi bersama obat lain. Jika ingin dikonsumsi bersama obat lain, maka sebaiknya bicara dulu ke dokter. Peran dokter disini untuk mengatur dosis obat yang pas dan aman untuk dikonsumsi.

4. Wanita yang Sedang Menggunakan Pil KB

Pada wanita yang sedang mengkonsumsi pil kb tentu harus menanyakan terlebih dulu kepada dokter perihal obat ini. Wanita yang biasanya menggunakan pil kb tidak dianjurkan untuk menggunakan obat-obatan tertentu. Oleh sebab itu, jika terpaksa harus mengkonsumsi sebaiknya konsultasi terlebih dahulu.

5. Bayi yang Baru Lahir

Sebenarnya obat ini bisa dikonsumsi oleh usia yang masih kanak-kanak. Pertanyaanya, bagaimana dengan bayi yang baru lahir? Tentunya, bayi tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsinya. Tubuhnya yang masih dalam masa pertumbuhan tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan selain asi, terlebih lagi obat-obatan.

Pastikan dalam mengkonsumsi obat ini jarak dan waktu sesuai . Lebih baik  mengkonsumsi pada jam yang sama  setiap harinya. Efek yang ditimbulkan dengan mengkonsumsi teratur akan lebih optimal. Minumlah obat ini sampai penyakit yang diderita benar-benar sembuh agar obat dapat maksimal dalam membantu menyembuhkan.

Setiap obat yang dikonsumsi tentu akan memiliki efek samping yang dimiliki. Obat ini memiliki efek samping seperti halnya sakit kepala, pusing, gangguan pada pencernaan, diare, dan juga mual. Demikian ulasan mengenai manfaat dan beberapa peringatan penggunaan dari obat cefixime ini. Semoga yang mengkonsumsi obat ini dapat segera sembuh dari penyakitnya.

Categories
Obat

Dulcolax Tablet untuk Penyakit Sambelit

Dulcolax tablet merupakan tablet salut enterik yang dibuat khusus untuk tahan terhadap cairan lambung dan usus halus. Sebagai obat pencahar mengatasi sambelit, menurut akronregister, obat ini juga merangsang pergerakan usus besar agar mudah mengeluarkan kotoran atau BAB. Karena terdapat kandungan zat aktif bisacodyl.

baca juga: Obat untuk Atasi Sariawan

Obat ini dapat dibeli secara bebas tanpa harus resep dokter terlebih dahulu. Dulcolax tablet berisikan dengan 2 kemasan dipasaran, yaitu :

  • 10 tablet 5 mg.
  • 4 tablet 5 mg.

Dosis penggunaan obat dulcolax tablet pun disesuaikan dengan usia pasien, yaitu :

  • Untuk pengobatan :

Dewasa 5-10 mg pada malam hari.

Anak-anak berusia 6-10 tahun 5 mg pada malam hari.

  • Untuk pengosongan pramedis :

Dewasa : 10 mg diberikan sebelum tidur malam selama 2 hari.

Anak-anak : 5 mg diberikan sebelum tidur malam selama 2 hari.

Indikasi

Kegunaan dulcolax adalah untuk mengatasi sulitnya buang air besar atau sambelit dan untuk mengosongkan isi perut sebelum prosedur operasi, colonoscopy, endosocopy, x-ray, atau prosedur pada usus lainnya.

Kontraindikasi

Bagi penderita hipersensitivitas/alergi terhadap bisacodyl jangan menggunakan obat ini dan hindari pemakaian obat pada bedah perut akut, penderita obstruksi usus, obstruksi ileus, perforasi usus, toksik kolitis, toksik megakolon, inflammatory bowel disease akut, apendisitis, dan dehidrasi berat.

Efek samping

Obat dulcolax tablet akan mengakibatkan beberapa efek samping, yaitu :

  • Terjadinya gangguan pada saluran pencernaan seperti rasa tidak nyaman atau kram perut.
  • Pada pengguna jangka panjang, obat ini akan menyebabkan diare seperti hipokalemia. Sehingga butuh pengawasan dari dokter.
  • Gripping terasa cengkraman dalam perut maupun otot.

Obat dulcolax bagi wanita hamil diperbolehkan setelah Anda sudah melewati trisemester pertama dan setelah berkonsultasi kepada dokter. Dan jika dikonsumsikan harus yang benar-benar membutuhkan, serta harus melakukan perubahan pola makan terlebih dahulu dengan mengonsumsi makanan yang berserat tinggi.

Yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat dulcolax tablet ini adalah :

  • Penggunaan obat pencahar termasuk obat dulcolax (bisacodyl) pada anak-anak sebaiknya dihindari dikhususkan usia 6 tahun kebawah. Kecuali telah mendapat resep dari dokter yang mengetahui dengan pasti kondisi anak tersebut. Perlu diketahui bahwa, frekuensi buang air besar yang jarang sangat biasa pada bayi. Hal ini dikarenakan bayi masih mengonsumsi jenis makanan dengan sedikit variasi yaitu susu saja atau kurangnya asupan cairan dan makanan yang berserat. Jika bayi Anda diberikan tambahan asupan makanan yang berseran dan peningkatan pemberian cairan dan tetap saja tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Obat pencahar osmotik seperti laktulosa atau obat pencahar pembentuk massa tinja seperti metilselulosa bisa menjadi pilihan.
  • Untuk mendapat efek obat yang cepat, gunakan obat saat perut Anda sedang kosong atau sebelum makan Anda minum obat dulcolax tablet.
  • Tidak ada data bisacodyl diekskresikan ke dalam air susu ibu  (ASI)

Interaksi obat

Jangan mengonsumsi obat dulcolax setidaknya 1 jam setelah penggunaan obat-obat antasida, susu atau produk-produk yang mengandung susu.

Dosis

Berikut dosis obat dulcolax tablet (bisacodyl) :

  • Untuk pengobatan

Dewasa : 5-10 mg 1 kali sehari pada malam hari.

Anak-anak (6-10 tahun) : 5 mg 1 kali sehari pada malam hari.

  • Untuk pengosongan pramedis

Dewasa : 10 mg sekali sehari sebelum tidur selama 2 hari.

Anak-anak (6-10 tahun) : 5 mg sekali sehari sebelum tidur selama 2 hari.

Demikian informasi yang dapat kami berikan terkait dengan obat dulcolax tablet untuk Anda, semoga bisa memberikan manfaat untuk Anda.

Categories
Obat

Mengatasi Sakit Sambelit dengan Dulcolax

Dulcolax merupakan obat untuk mengatasi masalah konstipasi atau susah buang air besar yang biasa disebut dengan sambelit. Obat pencahar yang mengandung bisacodyl ini tersedia dalam bentuk tablet 5 mg bisacodyl untuk diminum dan kapsul 10 mg bisacodyl yang dimasukan ke dalam melalui dubur (supositoria).

Fungsi dari bisacodyl ini yaitu berguna untuk mengatasi sambelit dengan cara merangsang saraf enterik sehingga mengakibatkan kontraksi kolon (usus besar). Selain itu juga untuk membersihkan dan mengosongkan isi usus besar sebelum dilakukan tindakan medis atau operasi di area perut.

baca juga: Obat untuk Penyakit Gondongan

.obat ini dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak. Dengan dosis yang berbeda-beda pada tiap pasiennya. Berikut dosis yang biasa dianjurkan berdasarkan usia pasien :

  1. Dewasa.

Tablet :

  • Untuk pengobatan, dosis yang dianjurkan adalah 5-10 mg diminum sekali sehari pada malam hari.
  • Untuk pengosongan perut pramedikal, dosis yang dianjurkan 10 mg diminum sekali pada malam hari dan digunakan selama 2 hari sebelum prosedur media

Supositoria :

  • Untuk pengobatan, dosis yang dianjurkan adalah satu supositoria (10 mg) dimasukan seluruhnya melalui dubur.
  • Untuk pengosongan perut pramedikal, dosis yang dianjurkan satu supositoria (10 mg) yang diberikan 1 jam sebelum prosedur medis.
  • Anak-anak
  • Penggunaan tablet dianjurkan 5 mg diminumsekali sehari pada malam hari
  • Penggunaan supositoria dianjurkan 5 mg dimasukan kedalam melalui dubur.

Untuk dibawah anak dibawah 6 tahun lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jangan menggunakan obat dulcolax melebihi dosis yang dianjurkan, serta tidak boleh digunakan lebih dari 7 hari kecuali sudah konsultasi dan mendapat persetujuan dari dokter. Obat dulcolax tablet dikonsumsi tanpa harus dikunyah atau dihancurkan terlebih dahulu, proses efek dari obat dulcolax akan terasa setelah 6-12  jam sehabis meminum obat tersebut.

Obat dulcolax supositoria digunakan dengan cara cuci tangan terlebih dahulu sebelum ataupun sesudah menggunakan obat tersebut. Untuk memasukan obat dulcolax dianjurkan berbaring menyamping ke bagian kiri berada dibawah dan tekuk tungkai kanan (seperti ingin memeluk tungkai kanan). Kemudian, masukan kapsul perlahan dengan ujung yang rucing masuk terlebih dahulu.

Setelah obat masuk, Anda dianjurkan tetap berbaring selama 15-20 menit hingga efek rasa ingin buang air besarnya muncul. Bila efek obat dulcolax tidak muncul rasa ingin BAB, maka disarankan hubungi segera dokter Anda.

Efek samping

Obat dulcolax terdapat sejumlah efek samping yang bila digunakan akan muncul, sebagai berikut :

  • Sensasi terbakar mengakibatkan iritasi di dubur
  • Lemas
  • Diare
  • Nyeri atau kram perut
  • Mual, muntah, dan diare terus menerus
  • Kram otot
  • Kram perut
  • Gangguan elektrolit
  • Urine yang keluar sedikit
  • Vertigo
  • Jantung berdebar
  • BAB darah
  • Hioerkalemia
  • Susah bernafas
  • Pingsan
  • Alergi dan ruam

Obat dulcolax tidak diperuntukan dikonsumi untuk orang-orang yang memiliki penyakit lain, seperti :

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Hindari juga pemakaian obat ini pada operasi perut akut.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Penderita obstruksi usus (penyumbatan dalam usus).
  • Mengalami obstruksi ileus.
  • Menderita penyakit perforasi usus.
  • Pasien kolitis toksik ( inflamasi di usus besar)
  • Pasien radang usus akut.
  • Mengalami radang usus buntu (appendectomy).
  • Mengalami dehidrasi berat.
  • Intoleransi terhadap laktosa atau sukrosa.

Demikianlah penjelasan mengenai obat dulcolax dari segi fungsi, dosis, efek samping, dan kotraindikasi. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi Anda, bila memang kurang lengkap infomarsi dari kami. Anda dapat segera menghubungi dokter Anda.

Categories
Obat Penyakit

Kenali Obat untuk Penyakit Gondongan dan Penyebabnya

Salah satu jenis penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat di Indonesia adalah penyakit gondongan. Penyakit ini dalam penelusuran AkronRegister menyebabkan timbulnya bengkak pada salah satu bagian wajah. Bengkak ini menimbulkan rasa sakit atau nyeri saat Anda menelan makanan atau minuman. Tubuh pun mengalami demam yang cukup tinggi sebelumnya. Untuk mengobati penyakit ini bisa dilakukan dengan cara alami seperti di bawah ini.

Penyakit Gondongan dan Penyebabnya

Penyakit gondongan timbul akibat adanya infeksi oleh virus yang menyerang kelenjar parotis sehingga membengkak. Kelenjar parotis sendiri bekerja sebagai penghasil air liur. Sehingga serangan virus pada kelenjar parotis akan mempengaruhi produksi air liur pada tubuh. Virus yang menyerang kelenjar parotis disebut sebagai virus paramyxovirus.

baca juga: Obat Sariawan yang Alami

Virus paramyxovirus bisa menyebar dari satu orang ke orang lainnya melalui air liur yang keluar dari bersin maupun batuk. Penularan ke orang lain bisa terjadi baik secara langsung seperti terpapar air liur akibat batuk dan bersin penderita gondongan. Selain itu penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung lewat barang yang telah terkontaminasi oleh virus paramyxovirus. Penularan lewat barang terjadi ketika air liur penderita menempel pada barang tersebut. 

Waktu yang dibutuhkan oleh virus paramyxovirus dalam menginfeksi inangnya yakni 14 hingga 25 hari. Virus ini pertama-tama akan masuk ke saluran pernapasan dan berkembang biak di kelenjar parotis. Gejala yang mungkin dirasakan penderita meliputi:

  • Sulit untuk menelan makanan bahkan minuman hingga menyebabkan penderita kehilangan nafsu makan
  • Saat mengunyah makanan merasakan rasa nyeri dan sakit di area dekat tenggorokan
  • Demam tinggi dengan suhu bisa melebihi 38 derajat Celcius
  • Kering pada area organ mulut 

Jenis Obat Alami untuk Penyakit Gondongan

Untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri akibat penyakit gondongan bisa menggunakan bahan alami berikut.

  • Bawang Putih

Di dalam bawang putih terkandung zat aktif allicin yang memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Dengan konsumsi lebih banyak bawang putih, maka kondisi imunitas tubuh akan semakin baik dan penyakit gondongan akan lebih cepat sembuh. 

  • Jahe

Di dalam jahe terkandung minyak asiri yang memiliki kemampuan dalam menaikkan imunitas tubuh. Minyak asiri memiliki kemampuan sebagai anti peradangan yang dapat membuat rasa nyeri pun berkurang. 

  • Lidah Buaya

Pada seseorang yang mengalami gondongan, maka akan timbul bengkak pada salah satu sisi wajah. Lidah buaya dapat digunakan sebagai pereda bengkak di salah satu bagian wajah. Caranya cukup dengan mengoleskan bagian daging lidah buaya yang telah dibelah menjadi dua. Olesan dari daging lidah buaya akan memberikan efek dingin dan menenangkan wajah yang bengkak. 

  • Konsumsi Air Putih

Seseorang yang sedang mengalami sakit gondongan akan merasakan rasa nyeri di sisi rahang belakang. Hal ini menyebabkan penderita sakit gondongan tidak tertarik untuk mengkonsumsi makanan ataupun minuman. Hal ini dapat menyebabkan penderita merasa dehidrasi parah. Oleh karena itu sebaiknya tetap konsumsi cukup air selama sakit agar imunitas tubuh dapat kembali sehat. 

  • Larutan Air Garam

Untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat penyakit gondongan bisa dilakukan dengan berkumur menggunakan larutan air garam. Cara membuatnya cukup dengan mencampurkan beberapa sendok garam ke dalam air hangat. Kemudian gunakan air garam yang masih hangat itu untuk berkumur secara rutin agar nyeri berkurang.

Sebenarnya, kunci dari pengobatan penyakit gondongan adalah menaikkan sistem imunitas tubuh agar gondongan dapat menghilang dengan sendirinya. Hanya saja, rasa sakit yang dirasakan penderita akibat gondongan tentu sebaiknya diobati agar tidak mengganggu.