Categories
Obat

Bisa Kurangi Nafsu Makan, Ini Sederet Efek Samping Ibuprofen

efek samping ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat generik yang dijual bebas. Obat satu ini dikenal sebagai obat Pereda rasa sakit, khususnya saat seseorang menderita demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri pada salah satu bagian tubuh. Disamping bisa meredakan sakit, ibuprofen juga bisa menimbulkan efek samping setelah pengonsumsiannya. Berikut deretan efek samping ibuprofen yang harus Anda ketahui. 

Efek Samping yang Ringan 

Efek samping yang relatif ringan dikarenakan ibuprofen seperti mual, muntah, sakit kepala, diare, hilangnya nafsu makan, konstipasi, pusing, serta mengantuk. Umumnya, efek samping yang ringan ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika efek samping ini tetap bertahan dan malah memburuk kondisinya, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Selain itu, pengonsumsian ibuprofen juga bisa memicu naiknya tekanan darah. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengukur tekanan darah secara rutin saat mengonsumsi ibuprofen ini. Jika misalnya tekanan darah Anda tinggi setelah mengonsumsinya, maka segera kunjungi dokter untuk mengatasinya. 

Efek Samping yang Serius

Selain efek samping yang terbilang ringan, pengonsumsian ibuprofen juga bisa menimbulkan efek samping yang serius. Efek samping tersebut meliputi memar pada kulit atau pendarahan, telinga berdenging, mood swing, tegangnya otot leher, dan gangguan pada penglihatan. Gejala gagal jantung seperti pembengkakan pada kaki, juga termasuk dalam efek samping serius dari ibuprofen. 

Efek Samping yang Fatal 

Efek samping yang fatal memang terbilang langka terjadi dikarenakan pengonsumsian ibuprofen. Namun, kemungkinannya tentu selalu ada. Pengonsumsian ibuprofen ini sendiri berpotensi menyebabkan penyakit liver yang serius. Segera periksakan diri Anda jika sekiranya gejala seperti urin yang berwarna gelap, mual dan muntah berkepanjangan, serta mata dan kulit menguning muncul. 

Gejala Overdosis Ibuprofen 

Setelah tadi dijelaskan mengenai efek samping ibuprofen, Anda pun harus tahu apa saja gejala yang menandakan seseorang mengalami overdosis ibuprofen. Dengan mengetahui gejala overdosis ini, maka pengobatan sedini mungkin akan bisa diberikan kepada orang yang mengalami overdosis tersebut. 

Seseorang yang mengalami overdosis ibuprofen berpotensi mengalami kesulitan untuk tidur. Selain itu, bibir dan kulitnya akan membiru, berhalusinasi, mood swing, kram perut, detak jantung tak beraturan, pingsan, dan bahkan tak bernapas. Jika gejala ini muncul dalam waktu yang relatif berdekatan, maka jangan ragu untuk segera memeriksakan diri pada dokter. 

Dosis Pengonsumsian Ibuprofen 

Munculnya efek samping diakibatkan oleh pengonsumsian ibuprofen tentu tak bisa dihindari. Apalagi, efek samping yang muncul ini berkaitan dengan kondisi orang yang mengonsumsi obat tersebut. Namun, terkait dengan overdosis ibuprofen tentu bisa dihindari dengan mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. 

Khusus untuk meredakan rasa nyeri pada orang dewasa, dosis yang dianjurkan adalah sebanyak 200 hingga 400 miligram setiap 4 hingga 6 jam sekali. Sedangkan jika ibuprofen digunakan untuk meredakan demam pada orang dewasa, pengonsumsiannya sebanyak 200 miligram setiap 4 hingga 6 jam sekali. 

Ibuprofen pun bisa dikonsumsi oleh anak-anak, namun dosisnya memang harus diresepkan langsung oleh dokter. Umumnya alokasi dosis ibuprofen untuk anak-anak didasarkan pada berat badannya, serta suhu badannya jika sekiranya ia sedang demam. Dengan mengonsumsinya sesuai dosis, maka efektivitas obat tersebut akan bisa diperoleh. 

Itulah tadi penjelasan mengenai efek samping ibuprofen, dari yang ringan hingga yang fatal, berikut dengan gejala saat overdosis ibuprofen. Jika Anda mengalami gejala yang ringan, umumnya akan bisa hilang dengan sendirinya, tanda bahwa tubuh bereaksi dengan obat tersebut. Namun jika efeknya tak kunjung hilang atau efeknya serius, segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *