Categories
Obat

5 Cara Mengobati Herpes dengan Cepat dan Aman

cara mengobati herpes

Herpes merupakan penyakit yang terjadi pada kulit tubuh. Karena termasuk penyakit menular, sehingga diperlukan secara khusus tentang cara mengobati herpes. Cara penularan herpes yang disebabkan oleh Human Herpes Virus (HPV) ini adalah melalui kontak. Untuk penyembuhan, berikut adalah beberapa cara mengobati herpes dengan aman dan cepat.

1. Menggunakan Kopi

Cara mengobati penyakit herpes pertama adalah dengan kopi hitam. Cara mengatasi dengan kopi hitam biasanya herpes yang terjadi di sekitar daerah mulut. Seperti terjadi pada area kulit lainnya, di sekitar mulut juga herpes bisa membuat luka yang bisa mengakibatkan rasa sakit karena melepuhnya kulit.

Lalu bagaimana caranya? Kopi hitam yang sudah disiapkan diseduh namun jangan dicampur dengan gula, murni kopi dengan air saja. Setelah kopi dingin lalu kumur-kumur, atau balurkan bubuk/ampas kopi ke kulit yang terkena herpes. Supaya hasil maksimal, melakukan cara tersebut satu harinya sebanyak 2 kali. 

2. Menggunakan Baking Soda

Cara mengobati herpes secara alami bisa juga dengan memanfaatkan baking soda. Bahan yang biasanya digunakan untuk memasak atau membuat kue ini sangat efektif mengatasi herpes tidak pakai lama. Selain itu, nyeri serta gatal karena herpes dapat hilang.

Caranya sangat mudah, cukup menyiapkan baking soda dan kapas, kemudian kapas yang sudah diberi baking soda ini tempelkan ke sekitar daerah yang terinfeksi. Itu bertujuan untuk mengeringkan luka. Sebaiknya kapas yang telah dipakai ini diganti dengan yang baru, tujuannya supaya baking soda tidak terkontaminasi oleh infeksi penyebab herpes.

3. Menggunakan Bawang Putih

ini di dalamnya mempunyai atau bersifat antimikroba dan anti-inflamasi, yang dapat mengobati herpes. Sebenarnya penelitian tentang manfaat bawang putih yang bisa membunuh virus telah dipublikasikan di Planta Medica pada tahun 1992. Dalam jurnal itu, bawang putih mengandung bahan kimia dengan nama allicin yang mempunyai sifat anti-virus.

Cara mengobati herpes dengan bawang putih yaitu ambil beberapa siung kemudian dihancurkan. Lalu bawang putih yang sudah hancur ini dibalurkan ke bagian kulit yang terinfeksi. Diamkan dalam waktu 10-15 menitan.

Atau bisa juga dengan membuat minyak dari bawang putih yang kemudian dioleskan ke kulit yang terkena herpes. Lakukan 2-3 kali dalam satu hari. Sementara untuk membuat minyaknya, bawang putih ditambah dengan minyak zaitun dimasak bersamaan hingga warnanya menjadi kecoklatan, lalu saring minyaknya.

4. Menggunakan Minyak Kelapa

Selain minyak zaitun, minyak kelapa juga bisa mengobati herpes. Hal itu disebabkan karena minyak kelapa terdapat kandungan asam laurat yang bersifat anti-bakteri serta anti-virus. Selain asam laurat, minyak kelapa juga mengandung asam kapat yang diyakini bisa membasmi virus penyebab herpes.

Cara mengobati herpes memakai minyak kelapa bukan dioleskan, melainkan diminum sebanyak 10-30 ons setiap hari. Namun sekarang di apotek juga tersedia ekstrak atau suplemen berbahan asam laurat, tapi sebelumnya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter spesialis kulit.

5. Menggunakan Tepung Maizena

Tepung maizena atau tepung jagung juga diyakini bisa mengobati herpes. Cara alami memakai tepung ini bisa menyerap kelembaban pada kulit, dan meminimalisir rasa gatal serta luka dari herpes bisa mengering dengan cepat.

Setelah menyiapkan tepung maizena, kemudian oleskan ke sekitar kulit yang terkena infeksi herpes. Atau dapat juga dengan menggunakan kapas, dengan cara mencelupkan terlebih dulu kapas tersebut ke larutan tepung jagung ini.

Itulah tadi beberapa cara mengobati herpes, Anda bisa memilihnya salah satu dan jika herpes masih belum menghilang, mungkin Anda bisa membawanya ke dokter untuk mendapatkan solusi yang terbaik.

Jangan sampai ketinggalan! Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Obat

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh

 efek samping natrium klorida

Natrium klorida atau NaCl merupakan salah satu elektrolit yang memiliki peranan untuk mengatur jumlah air dalam tubuh. Tidak hanya itu, natrium klorida juga memiliki peranan dalam impuls saraf serta kontraksi otot. Berbicara soal natrium klorida, apa si sebenarnya efek samping natrium klorida bagi tubuh? Untuk yang ingin tahu jawabannya, bisa simak selengkapnya di bawah ini. 

Efek Samping Natrium Klorida bagi Tubuh 

Sama seperti obatan lainnya, mengonsumsi natrium klorida juga bisa menimbulkan efek samping. Hanya saja efek samping ini jarang terjadi dan bahkan tidak memerlukan penanganan yang serius. Meskipun demikian, untuk Anda yang ingin mengonsumsi obat ini dianjurkan untuk tetap melakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. 

Adapun beberapa jenis efek yang biasanya terjadi karena mengonsumsi natrium klorida diantaranya adalah dekat jantung menjadi lebih cepat. Munculnya demam, muncul gatal dan ruam, terjadi iritasi, suara menjadi serak, kaku, nyeri sendi atau bengkak serta dada juga menjadi sesak. 

Bahkan tidak menutup kemungkinan juga jika obat ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi lho. jika Anda mengalami efek samping di atas, segera hentikan penggunaan obat serta hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi yang lebih parah. Beberapa reaksi alergi lebih parah ini antara lain sebagai berikut:

  • Terjadi pembengkakan pada area wajah, tenggorokan, bibir dan lidah 
  • Munculnya ruam di kulit yang semakin banyak 
  • Gatal-gatal
  • Mengalami kesulitan bernapas.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua efek samping natrium klorida ini dirasakan oleh semua orang. Jika Anda merasa khawatir dengan efek sampingnya, ada baiknya untuk segera melakukan konsultasi kepada dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya. 

Apakah Natrium Klorida Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Hingga saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa ada risiko penggunaan obat ini untuk ibu hamil dan menyusui. Nah, jika Anda dalam keadaan hamil dan menyusui namun ingin mengonsumsi obat ini. Pastikan Anda selalu konsultasikan kepada dokter untuk memperhatikan manfaat dan risiko yang diberikan. 

Adapun obat ini sendiri termasuk dalam risiko kehamilan untuk kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Adapun referensi kategori menurut FDA adalah sebagai berikut:

A = tidak berisiko 

B = tidak berisiko pada beberapa penelitian 

C = mungkin berisiko 

D = ada bukti positif berisiko 

X = kontradiksi 

N = tidak diketahui 

Bagaimana Cara Menggunakan Natrium Klorida? 

Untuk menggunakan obatan jenis ini, Anda bisa mengikuti cara sesuai dengan aturan mengonsumsi obat dan jangan melebihi dosis yang sudah dianjurkan. Pastikan bahwa Anda mengikuti petunjuk yang ada pada resep. 

Untuk mengonsumsi obat ini, Anda bisa menggunakan satu gelas penuh air putih. Obat ini juga bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Nah, untuk memastikan apakah obat ini berpengaruh terhadap kondisi Anda, Anda mungkin akan melakukan tes darah secara berkala. Untuk itu, pastikan mengunjungi dokter secara rutin. 

Hal yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah jangan berikan obat ini kepada orang lain meskipun orang tersebut memiliki gejala yang sama dengan yang Anda rasakan. Jika gejala yang Anda rasakan tidak berkurang atau bahkan menjadi lebih buruk, sehingga hubungi dokter setelah mengonsumsi natrium klorida. 

Dengan memperhatikan efek samping natrium klorida di atas Anda menjadi lebih waspada ketika hendak mengonsumsi obatan. Pastikan untuk selalu konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Kesehatan

Begini Cara Periksa Leopold dan Manfaatnya untuk Ibu Hamil

cara periksa leopold

Pemeriksaan leopold adalah salah satu pemeriksaan pada ibu hamil yang bermanfaat untuk membantu dokter atau bidan dalam menentukan prosedur yang tepat dan sesuai dengan kondisi janin dan ibu hamil. Pemeriksaan ini pada dasarnya sama seperti pemeriksaan USG. Ada 4 cara periksa leopold pada ibu hamil. 

Tahap Pertama 

Dokter atau bidan akan menempatkan kedua telapak tangan di bagian atas perut untuk menentukan letak bagian tertinggi rahim. Area tersebut akan diraba perlahan untuk memperkirakan bagian tubuh bayi yang ada disana. Bagian kepala bayi akan teraba keras dan memiliki bentuk yang bulat. Sedangkan bokong bayi akan terasa besar dan lembut. 

Jika sudah teraba, apabila kepala bayi atau bokong bayi berada di fundus (bagian atas rahim) itu berarti bahwa posisi janin adalah vertikal. Namun, apabila posisi tidak seperti itu maka kemungkinan posisi janin adalah transversal. Biasanya, sekitar 95% bayi akan berada dalam posisi bokong berada dibagian atas fundus. 

Tahapan Kedua

Tahap kedua, dokter atau bidan akan mulai meraba perlahan-lahan bagian sisi  perut tepatnya di sekitar bagian pusar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui posisi bayi menghadap ke bagian mana dan untuk menetapkan posisi tulang belakang dan anggota gerak. 

Cara periksa leopold tahapan kedua adalah dengan meletakan tangan kanan tangan di satu sisi perut dan tangan kiri untuk menjelajah bagian sisi rahim sebelah kanan. Jika sudah, maka ulangi cara yang sama untuk sisi perut yang berlawanan. 

Bagian yang teraba keras dan lebar adalah bagian punggung bayi. Sedangkan bagian anggota gerak akan terasa seperti tonjolan kecil, bentuk tidak beraturan dan dapat bergerak. Bagian belakang yang teraba harus terhubung dengan bentuk yang terasa di bagian perut atas dan bagian perut bawah. 

Tahapan Ketiga

Di tahapan ketiga, dokter atau bidan akan meraba bagian bawah perut Anda dengan menggunakan jempol dan jari-jari menggunakan salah satu tangan, boleh tangan kiri atau tangan kanan saja. Tahapan ketiga ini bertujuan untuk mendeteksi bagian bayi yang paling dekat dengan jalan lahir. 

Apabila saat meraba terasa keras berarti itu adalah bagian kepala bayi. Namun, apabila teraba seperti objek bergerak itu adalah bagian kaki atau tungkai bayi. Jika bagian perut kosong, itu menandakan bahwa posisi bayi di dalam perut melintang. Tahapan ketiga ini juga berfungsi untuk memperkirakan berat bayi dan volume air ketuban. 

Tahapan Keempat

Pada tahapan keempat, dokter atau bidan akan meraba perut Anda dengan menggunakan kedua telapak  tangannya. Cara ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepala bayi sudah turun ke rongga panggul (jalan lahir) atau masih di area perut. Apabila kepala bayi sudah masuk ke dalam jalan lahir, maka akan sulit diraba. 

Apakah Pemeriksaan Leopold Efektif?

Pemeriksaan leopold bisa dikatakan cukup efektif untuk melakukan malpresentasi janin atau mengetahui posisi janin yang kurang tepat. Pemeriksaan ini biasanya akan tetap dilakukan bersama dengan pemeriksaan USG. 

Efek Samping Pemeriksaan Leopold 

Pemeriksaan ini tidak ada efek sampingnya. Prosedur pemeriksaan leopold aman dilakukan dan tidak ada rasa sakit. Namun, hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional yang sudah terlatih. 

Itulah cara periksa leopold yang harus diketahui ibu hamil sebelum melakukan pemeriksaan leopold. Meskipun pemeriksaan ini cukup aman dan tidak menimbulkan rasa sakit, sebaiknya Anda tetap harus melakukan pemeriksaan USG dan pemeriksaan lainnya untuk mengetahui kondisi janin. Anda juga disarankan mengonsumsi vitamin untuk janin Anda. 

Jangan sampai ketinggalan tren dan informasi terbaru. Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi vitamin sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Kesehatan

6 Kegunaan Kacamata Anti Radiasi untuk Cegah Gejala CSV

Kegunaan Kacamata Anti Radiasi

Computer Syndrome Vision (CSV) merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan karena mata Anda melihat pola yang sama secara terus-menerus dan berulang-ulang. CSV sering dialami oleh orang yang sering bekerja di depan gadget. Untuk bisa melindungi kesehatan mata dari CSV, berikut ini beberapa kegunaan kacamata anti radiasi yang bisa mencegah gejala CSV.

1. Mata Kedutan

Mata kedutan umumnya bisa terjadi tanpa adanya sebab. Namun, kondisi tersebut juga bisa dikaitkan dengan mata yang kelelahan. Mata kedutan sebenarnya bukan hal yang serius, sebab dapat hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, jika kondisi semakin parah, bisa saja menjadi gejala dari hemifacial spasm  dan juga CSV. 

Kondisi tersebut akan menyebabkan penglihatan Anda terganggu, serta akan berpengaruh terhadap otot yang ada di daerah wajah lainnya. Meskipun begitu, kondisi tersebut sangat jarang terjadi. Untuk mengatasi kondisi tersebut. Anda bisa mengubah gaya hidup yang lebih sehat dan juga mengenakan kacamata anti radiasi saat bekerja di depan komputer. 

2. Penglihatan Buram (Kabur)

Salah satu gejala dari CSV adalah penglihatan buram. Banyak faktor yang bisa menyebabkan penglihatan Anda jadi buram. Salah satunya adalah radiasi sinar ultraviolet, dan juga paparan cahaya biru dari layar komputer. Untuk bisa mencegah masalah ini, Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi yang bisa mencegah gejala CSV. 

Walaupun, tidak terlalu berbahaya, jika dibiarkan terus-menerus, penglihatan bura juga bisa menjadi semakin fatal. Selain menjadi gejala dari CSV, perlu diperhatikan juga kalau gejala penglihatan buram juga bisa menjadi gejala dari beberapa penyakit seperti katarak, AMD (Age-related Macular Degeneration) dan juga Retinopati diabetes. 

3. Mata Iritasi

Gejala lain dari CSV adalah iritasi pada mata Anda. Iritasi pada mata bisa dilihat dari kondisi mata yang berwarna merah dan juga kering. Iritasi bisa disebabkan karena paparan radiasi sinar ultraviolet maupun terlalu lama menatap layar komputer. Untuk bisa menghindarinya, Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi. 

4. Sakit Kepala

Tidak Jarang orang yang terlalu lama menatap layar komputer, sering mengeluhkan kalau sakit kepala. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gerak mata yang hanya berfokus pada satu arah saja. Semakin, lama Anda memperhatikan satu titik saja, maka semakin berat juga dampak yang akan ditimbulkan. 

Penyebab dari rasa sakit tersebut, dikarenakan paparan cahaya biru dari layar komputer. Sehingga bisa menghambat aktivitas yang Anda lakukan. Untuk bisa mengatasi masalah ini, Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi saat akan beraktivitas di depan komputer.

5. Hilang Fokus

Gejala lain dari CSV adalah hilangnya fokus saat Anda sedang beraktivitas di depan komputer. Walaupun tidak terlalu berbahaya, hal ini akan menghambat aktivitas Anda. Sehingga produktivitas akan terganggu. Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi untuk mengurangi paparan radiasi layar komputer.

6. Kelelahan Mata

Kegunaan kacamata anti radiasi yang berikutnya adalah untuk menghindari gejala kelelahan mata saat Anda bekerja di depan komputer. Jarak pandang yang terlalu dekat dan juga durasi penggunaan komputer yang sangat lama, akan membuat mata Anda kelelahan. 

Selain menggunakan kacamata anti radiasi. Anda juga bisa menggunakan metode 20-20-20 untuk bisa menghindari kelelahan mata saat beraktivitas di depan layar komputer. Metode ini bisa Anda lakukan dengan cara setiap 20 menit bekerja di depan komputer, alihkan fokus penglihatan mata Anda dengan objek yang mempunyai jarak 20 kaki kurang lebih selama 20 detik.

Seperti itulah 6 kegunaan kacamata anti radiasi yang bisa mencegah gejala CSV. Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. 

Categories
Penyakit

9 Gejala Virus Corona yang Harus Diwaspadai

Gejala Virus Corona

Pandemi corona belum menunjukan tanda-tanda mereda dan masih mengancam dunia. Ada beberapa gejala virus corona misalnya muncul batuk kering, sesak nafas, demam, sakit otot dan sakit tenggorokan. Namun, tak hanya itu saja ada beberapa gejala corona yang lain. Berikut ini adalah beberapa gejala yang disebabkan oleh corona.

 1. Silent Hypoxia

Gejala corona yang satu ini sangat mengejutkan bagi sebagian dokter yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Silent hypoxia membuat pasien positif corona menderita infeksi paru-paru kronis dengan tingkat oksigen yang sangat renda.

Namun, pasien tidak mengalami masalah pernafasan sama sekali. Kebanyakan pasien yang mengalami silent hypoxia sebelumnya memiliki gejala demam, batuk dan kelelahan tapi nafas mereka menjadi pendek. 

2. Masalah Pencernaan

Banyak pasien yang positif virus corona tidak mengalami gejala pernafasan sama sekali. Namun, pasien justru menderita gejala gastrointestinal seperti diare, mual dan muntah dan tidak disertai dengan demam. Biasanya pasien yang mengalami masalah pencernaan terlambat mendapatkan uji corona dibandingkan dengan pasien yang mengalami sesak nafas.

3. Kehilangan Bau dan Rasa

Gejala virus corona yang mungkin muncul juga adalah hilangnya kemampuan mencium bau dan rasa. Anosmia atau kehilangan penciuman biasanya dialami beberapa pasien dengan tingkatan kasus ringan hingga sedang. Gejala ini dapat membuat pasien corona mengalami penurunan nafsu makan. 

4. Kelelahan

Kelelahan ekstrim juga bisa menjadi tanda awal virus corona. Hampir 40 persen dari 6.000 orang yang positif corona mengaku mengalami kelelahan dan bisa berlanjut lama setelah virus hilang. Bahkan beberapa orang yang telah pulih dari corona juga mengaku masih merasa kelelahan dan kekurangan energi. 

5. Kebingungan Parah

Selain kelelahan, pada beberapa orang terutama lansia juga ditemukan gejala baru seperti disorientasi dan kebingungan parah. Kondisi ini biasanya disertai dengan demam dan masalah pencernaan. Ahli menyebutkan gejala ini bisa muncul mungkin disebabkan oleh silent hypoxia karena suplai oksigen di otak rendah.

6. Mata Merah

Peneliti mengatakan beberapa persen penderita corona juga mengalami gejala mata merah atau konjungtivitis. Jika hal ini terjadi, maka pasien sudah ada potensi untuk menularkan virus corona ke orang lain. Mata merah pada penderita corona terjadi akibat adanya virus pada lapisan jaringan tipis dan transparan yang menutupi bagian putih mata. Konjungtivitis perlu dicurigai jika ada tanda corona lain seperti demam, batuk dan sesak nafas.

7. Menggigil dan Tubuh Terasa Sakit

Beberapa orang yang menderita corona mengatakan merasa menggigil dan tubuhnya terasa sakit serta demam tinggi saat malam hari. Namun, tidak semua orang yang menderita corona tidak selalu mengalami reaksi parah dan tidak merasakan sakit apapun. 

8. Batuk Kering

Batuk kering juga merupakan gejala yang sering terjadi pada pasien corona. Namun, batuk yang muncul pada pasien corona bukan batuk biasa tapi batuk yang sangat mengganggu. Batuk pada pasien corona seolah berasal dari sesuatu yang jauh di dalam dada. 

9. Nafas Sesak

Sesak nafas adalah gejala umum yang sering muncul apabila penyakit mencapai tahap serius dan bisa terjadi tanpa diiringi dengan batuk. Apabila penderita covid merasakan dada seperti diikat atau mulai merasa kesulitan untuk bernafas maka harus dilakukan tindakan yang tepat.

Ada beberapa tanda-tanda darurat lain yang terjadi pada pasien positif seperti rasa sakit terus menerus atau tekanan di dada. Bibir dan wajah menjadi kebiruan karena mengalami kekurangan oksigen.

Itulah beberapa gejala virus corona yang harus Anda waspadai. Pastikan Anda melakukan protokol kesehatan yang tepat dan benar untuk menghindarkan diri dari virus corona. Jangan lupa gunakan masker dan jaga jarak saat Anda harus bepergian keluar rumah.

Ingin mendapat tips menarik mengenai gaya hidup sehat? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee untuk melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Obat

Efek Samping Selenium Jika Dikonsumsi Berlebihan

efek samping selenium

Selenium merupakan senyawa yang tidak diproduksi oleh tubuh. Sehingga Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang mengandung selenium untuk memenuhi kebutuhan selenium. Namun, perlu diperhatikan juga kalau ada efek samping selenium yang berdampak buruk untuk tubuh jika Anda mengkonsumsinya terlalu banyak. Berikut ini efek samping yang sering timbul.

1. Diare

Efek samping yang umum dari kelebihan selenium adalah gangguan pencernaan seperti diare dan mual. Anda berisiko mengalami gangguan ini jika mengkonsumsi selenium di luar batas legal. Overdosis selenium juga dipercaya menyebabkan asam lambung. Namun hipotesis ini belum sepenuhnya dibuktikan oleh para ahli.

Jika Anda mengalami gangguan pencernaan dan sedang mengkonsumsi suplemen yang mengandung selenium, Anda dapat mengurangi dosis atau menghentikannya sama sekali. agar gejala diare yang Anda alami tidak semakin parah.

2. Rambut Rontok

Efek samping berikutnya yang timbul saat Anda overdosis senyawa selenium adalah rambut Anda akan mudah untuk rontok. Sebab, selenium yang berpengaruh terhadap kelenjar tiroid, jika berlebihan akan mengurangi kemampuan tubuh dalam menumbuhkan sel. Rambut akan lebih mudah kering dan juga rapuh. Sehingga membuat rambut Anda mudah rontok.

3. Jari-jari Melemah

Efek samping selenium yang berikutnya adalah jari-jari Anda akan melemah. Hal tersebut disebabkan oleh rusaknya sistem saraf akibat overdosis senyawa selenium. Khususnya pada saraf motorik. Sehingga Anda akan mengalami kesulitan untuk menggerakkan bagian otot tubuh tertentu, termasuk jari-jari.

4. Iritasi

Konsumsi selenium secara berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan dosis yang tepat konsumsi selenium. Terutama jika Anda mengkonsumsinya melalui suplemen. Alangkah lebih baiknya jika Anda mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung selenium untuk mengurangi resiko overdosis. 

5. Mual dan Muntah

Selenium juga termasuk kedalam senyawa yang mudah larut. Sehingga sisa pencernaan selenium yang tidak dibutuhkan tubuh akan dibuang ke saluran air seni. Sisa pencernaan perlebih ini akan melewati usus, dan menimbulkan masalah pencernaan. Akibatnya Anda akan mengalami mual dan muntah.

6. Ruam pada Kulit

Selain menyebabkan iritasi. Kelebihan senyawa selenium pada tubuh juga akan menyebabkan ruam pada kulit. Sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit Anda. Oleh karena itu konsumsi suplemen yang mengandung selenium sekedarnya saja. Sebab tubuh hanya membutuhkan sedikit senyawa selenium untuk menjaga kesehatan.

7. Kelelahan yang tidak Biasa

Dosis selenium yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 20 hingga 40 mcg setiap harinya. Walaupun selenium berguna untuk penderita penyakit kelenjar tiroid, jika Anda kelebihan senyawa selenium, bisa saja Anda akan mengalami kelelahan yang tidak biasanya. 

8. Merusak Jaringan Saraf

Jika Anda mudah sekali kesemutan, dan juga pegal-pegal pada daerah tertentu. Kemungkinan besar ada kerusakan pada jaringan saraf Anda. salah satu faktor yang bisa menyebabkan kerusakan saraf adalah overdosis senyawa selenium. Oleh karena itu, harap diperhatikan dosis yang tepat untuk menghindari efek samping overdosis selenium. 

Akan tetapi tidak semua orang yang mengkonsumsi selenium secara berlebihan mengalami efek samping seperti di atas. Ada kemungkinan masih ada efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Akan lebih baiknya jika Anda selalu berkonsultasi dengan tenaga medis yang lebih paham mengenai efek samping akibat kelebihan selenium. 

Seperti itulah beberapa efek samping selenium yang mungkin terjadi jika Anda overdosis selenium. Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. 

Categories
Penyakit

9 Gejala Penyakit Psikosomatik yang Dialami Generasi Milenial

penyakit psikosomatik

Stres kerap kali dialami oleh siapa saja, termasuk generasi milenial. Hal ini dikarenakan generasi milenial dituntut untuk bergerak cepat dan sesuai dengan tenggat waktu. Apabila tidak ditangani dengan baik, akan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan. Inilah yang disebut sebagai penyakit psikosomatik. Yaitu penyakit fisik yang disebabkan oleh mental. Baik itu cemas, khawatir, takut, maupun depresi. Ini dia gejalanya. 

1. Gemetar

Pada umumnya orang yang mengalami penyakit ini akan diawali dengan rasa gemetar atau tremor. Hal ini dikarenakan gangguan psikologis terlalu mendominasi hingga mengakibatkan kondisi ini kentara. 

2. Jantung Berdebar

Gejala berikutnya yang biasanya dirasakan oleh penderita adalah jantung berdebar. Rasa jantung berdebar ini hampir sama seperti efek samping penggunaan obat. Terkadang jantung berdebar akan semakin terasa apabila pikiran atau psikologis penderita tidak bisa terjaga dengan stabil. Namun, kondisi jantung berdebar ini akan hilang dengan sendirinya apabila Anda berusaha untuk mengendalikan pikiran untuk bersikap rileks.

3. Telapak Tangan Berkeringat

Biasanya telapak tangan yang berkeringat disangkut pautkan dengan kondisi jantung yang lemah. Anggapan seperti ini belum tentu benar. Gejala ini bisa saja muncul akibat dari peningkatan aktivitas fisik rangsangan atau impuls saraf dari otak ke dalam berbagai macam bagian tubuh. Misalnya saja terlalu tertekan, bingung, cemas hingga stres. 

4. Sakit Punggung Belakang

Terlalu cemas atau stres yang berlebih dapat mengakibatkan munculnya keluhan fisik. Keluhan fisik yang biasa dialami adalah nyeri atau sakit pada punggung terutama pada bagian belakang. Keluhan fisik ini akan semakin terasa hingga melumpuhkan aktivitas Anda apabila berada pada situasi dan kondisi yang terasa begitu tertekan. Akibatnya menjadi beban pikiran yang semakin meningkat.

5. Sakit Kepala dan Migrain

Selain sakit punggung, keluhan fisik yang bisa terasa adalah sakit kepala. Sakit kepala ini pun beragam. Ada yang berupa sakit kepala bagian depan, bagian belakang dan samping atau migrain. Apabila Anda sudah merasakan sakit kepala yang menderu, ada baiknya Anda beristirahat dari aktivitas Anda. Usahakan Anda mengatur pikiran agar tidak terlalu tegang.

6. Mudah Lelah

Penyakit psikosomatik bisa juga ditandai dengan adanya gejala mudah lelah. Apabila Anda merasakan anggota tubuh Anda terasa mudah lelah, usahakan langsung istirahat. Hal ini bisa menunjukkan kalau Anda beraktivitas terlalu berat hingga membuat pikiran Anda tidak stabil. Akibatnya menyiksa pada fisik.

7. Nyeri Otot

Manajemen pikiran menjadi penting karena impuls saraf dari otak ke dalam berbagai macam bagian tubuh bisa terpengaruhi. Termasuk nyeri otot yang juga bisa disebabkan pikiran Anda terlalu tegang. Awalnya Anda akan memberikan obat pereda nyeri otot, namun tidak akan berhasil karena sumbernya ada di pikiran. Oleh karena itu, jaga kesehatan pikiran agar tidak berpengaruh pada otot.

8. Nyeri Ulu Hati

Nyeri pada bagian ulu hati biasanya disebabkan  makan terlalu banyak. Hal ini bisa disebabkan adanya refluks asam lambung. Namun, nyeri ulu hati juga bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit psikosomatik. Apabila Anda sudah merasakan nyeri, lebih baik Anda mengistirahatkan pikiran dan tubuh. Jangan lupa segera konsumsi air putih yang banyak.

9. Bernafas dengan Cepat

Gejala lain yang bisa Anda ketahui adalah bernafas dengan cepat. Terkadang ada juga yang disertai dengan gejala demam layaknya orang sakit demam. Awalnya mungkin Anda akan mengira benar-benar mengalami penyakit lainnya. Namun, ini semua bisa bersumber dari pikiran hingga mengakibatkan fisik sakit. 

Menjaga pikiran agar tidak mudah stres, cemas, khawatir, takut akan juga berpengaruh pada menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit psikosomatik. Dengan begitu, pikiran adalah sumber utama kesehatan jiwa raga Anda. Jangan lupa juga untuk menjaga olahraga agar hormon serotonin atau hormon bahagia terjaga.

Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Obat

5 Vitamin Imun untuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

vitamin imun

Selama masa penyebaran virus corona di Indonesia masih belum berakhir. Menjaga sistem kekebalan (Imunitas) tubuh adalah hal penting yang harus Anda lakukan. Baik itu untuk Anda yang Work From Home (WFH) maupun tidak. Oleh sebab itu, berikut ini 5 vitamin imun yang berguna untuk menjaga meningkatkatkan sistem imunitas tubuh. 

1. Vitamin B6

Vitamin B6 sangat penting dalam mendukung reaksi biokimia dalam sistem kekebalan tubuh. Selain kekebalan, vitamin B6 juga berperan dalam meningkatkan kualitas tidur, nafsu makan, dan siklus mood. Vitamin B6 juga berperan penting dalam produksi sel darah merah. Walaupun jarang ditemukan kondisi kekurangan vitamin B6, namun lansia umumnya kekurangan vitamin ini.

2. Vitamin C

Vitamin C dapat meningkatkan aksi berbagai enzim dengan menjaga ion logam di dalam tubuh. Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan jaringan dan merupakan suplemen anti-inflamasi (peradangan) saat tubuh melawan infeksi. Vitamin C efektif dalam memprediksi infeksi saluran pernapasan. 

Suplemen vitamin C juga dapat mengurangi keparahan penyakit dan kebutuhan alat bantu pernapasan pada pasien dengan komplikasi, luka bakar, infeksi paru-paru, dan penyakit jantung.  Dosis suplemen vitamin C yang diberikan pada penderita penyakit berat berkisar 1 gram per hari. 

3. Vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu vitamin imun untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Studi tersebut menunjukkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau bronkitis. Ini karena vitamin D meningkatkan jumlah sel kekebalan yang membantu membunuh sel penyakit.

Selain itu, vitamin D juga dapat membantu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengurangi produksi zat kimia yang disebut dengan sitokin inflamasi. Tubuh kita bisa menghasilkan banyak vitamin D saat terkena sinar UV.

Orang dewasa dan orang tua sering kekurangan zat gizi mikro yang bermanfaat ini. Padahal, memenuhi kebutuhan vitamin D menjadi sangat penting di tengah pandemi corona. Vitamin D biasanya dibuat oleh kulit saat terkena sinar matahari. Namun, tinggal di rumah bisa mengurangi kecukupan vitamin D.

4. Vitamin E

Vitamin E merupakan salah satu vitamin yang berperan penting dalam berfungsinya organ-organ tubuh. Vitamin ini larut dalam lemak. Vitamin E juga mengandung antioksidan yang membantu proses sel rusak. Vitamin E adalah antioksidan kuat yang membantu tubuh Anda melawan infeksi. 

Antioksidan itu sendiri diketahui dapat melindungi dari radikal bebas. Radikal bebas akan meningkatkan risiko penyakit kanker, jantung dan berbagai penyakit lainnya. Oleh sebab itu, asupan vitamin E penting bagi tubuh. Vitamin E juga memiliki khasiat lain yang berguna dalam meningkatkan metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Zinc

Zinc merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menunjang sistem imun. Peran zinc sangat dibutuhkan baik untuk perkembangan tubuh maupun untuk menunjang kesehatan tubuh. Ada beberapa jenis seng yang bisa ditemukan, misalnya seng sulfat, seng sitrat, dan seng glukonat.

Selain meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, kandungan seng juga dapat membantu menunjang kulit, jantung, mata, dan menstabilkan kadar gula darah. Jika seseorang memenuhi kebutuhan zincnya dengan baik maka secara tidak langsung akan melindungi dirinya dari beberapa jenis penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Selain kelima vitamin imun  di atas minyak ikan juga sangat bagus untuk menjaga dan meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Untuk mendapatkan vitamin dan suplemen, download aplikasi Jovee lewat Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Penyakit

Apa Itu Insomnia dan Cara Mudah Mengatasinya

apa itu insomnia

Mungkin sebagian orang telah mengetahui tentang apa itu insomnia. Salah masalah yang juga banyak menjangkit siapapun. Dibawah ini adalah sedikit penjelasan tentang insomnia dan cara untuk mengatasinya yang juga sangat mudah. 

Penjelasan Singkat Insomnia

Sebenarnya penjelasan tentang insomnia mungkin sudah sangat jelas. Insomnia merupakan salah satu gangguan kesehatan yang membuat penderitanya mengalami kesulitan tidur. Hal ini akan sangat mengganggu kesehatan dan membuat penderitanya akan merasa mudah lelah serta kurang prima.

Tidak bisa dipungkiri, kualitas tidur juga akan mempengaruhi kualitas hidup Anda. Hal tersebut dikarenakan kurang tidur akan membuat tubuh tidak bisa bekerja secara optimal dan pastinya hal ini akan mempengaruhi prestasi Anda.

Tips Mengatasi Susah Tidur yang Mudah dan Aman

Setelah mengetahui tentang apa itu insomnia, sekarang Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan beberapa cara. Tidak perlu obat-obatan, Anda hanya perlu merubah beberapa kebiasaan atau pola hidup yang mungkin tidak sehat. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah susah tidur yang bisa Anda coba.

1. Hindari Nikotin, Alkohol dan Kafein

Hindari rokok, alkohol, teh, kopi, juga coklat. Semua itu mengandung stimulan yang bisa menghambat Anda tidur dengan lelap. Jangan merokok dan minum yang mengandung stimulan, sedikitnya 4 jam sebelum tidur.

2. Mengganti Suasana Kamar

Ganti suasana di kamar Anda dengan mengurangi suara-suara yang mengganggu. Atau jika berada di lingkungan yang hiruk pikuk, pakailah penyumbat telinga saat mau tidur. Pastikan juga kamar atau tempat tidur Anda tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

3. Buat Pola Tidur

Cobalah bangun pada waktu yang sama setiap pagi dan pergi tidur pada saat yang sama pula. Selelah apapun, sangat penting untuk membiasakan diri tidur dan bangun pada saat yang sama, setiap hari, agar bisa melatih pikiran mengatur ritme tidur secara alami.

4. Mandi Air Hangat

Sebelum tidur, mandilah dengan air hangat untuk merileks-kan tubuh. Nyalakan musik yang lembut, baca buku sambil berendam sejenak untuk mengiringi pikiran dan tubuhmu memasuki suasana tidur yang nyaman.

5. Tidak Menggunakan Tempat Tidur untuk Aktivitas Lain

Jangan gunakan tempat tidur Anda untuk merajut, menonton televisi atau mengerjakan hal lain. Jika dilakukan, tempat tidur akan selalu Anda hubungkan dengan semua hal, selain tidur, dan Anda akan merasa kesulitan untuk bisa beristirahat dan tidur.

6. Olahraga Teratur

Biasakan olahraga secara teratur. Kita semua tahu, selain bisa menyehatkan tubuh dan pikiran, berolahraga juga membuat Anda lelah dan mengantuk pada waktu tidur. Anda bisa membuat jadwal olahraga di akhir pekan agar bisa membuat tubuh selalu bugar.

7. Konsumsi Makanan Ringan

Makanlah kudapan ringan, seperti sepotong biskuit atau segelas susu hangat sebelum tidur. Memberi rasa puas dan muncul rasa kantuk. Tapi hindari makanan yang pedas atau makan berat sebelum tidur.

8. Pergi ke Dokter

Jika sudah berusaha mencoba dan masih saja tidak dapat tidur, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Mungkin saja ada masalah yang mengganggu tidur Anda. Dokter akan menyarankan terapi relaksasi, memberikan obat atau membantu mengatasi stres.

Itulah tadi sedikit penjelasan tentang apa itu insomnia dan beberapa tips dalam mengatasi insomnia. Seseorang pada umumnya membutuhkan 8 jam tidur dalam sehari untuk menjaga tubuh tetap fit. Memiliki kualitas tidur yang baik tentu akan membuat hari Anda akan lebih produktif dan penuh semangat. 

Jangan sampai ketinggalan tren dan informasi terbaru. Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi vitamin sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Categories
Kesehatan

8 Sumber Vitamin B Complex untuk Imun

vitamin b complex untuk imun

Imunitas tubuh merupakan salah satu hal yang penting dalam kesehatan. Hal ini dikarenakan imunitas dapat mencegah tubuh Anda dari berbagai macam penyakit. Cara menjaga sistem imun tetap terjaga adalah dengan mengonsumsi vitamin B complex. Berikut ini ada beberapa  informasi mengenai sumber vitamin B complex untuk imun yang bisa Anda masukkan dalam sumber belanjaan setiap hari.

1. Gandum

Sumber vitamin B complex yang pertama adalah gandum. Di dalam gandum ini terdapat vitamin B1 yang bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh. Terutama dalam proses penyembuhan luka. Selain itu mengonsumsi gandum juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan vitamin B1 atau thiamine ini akan bekerja dengan cara memproduksi sel baik untuk menyuplai energi. 

2. Daging

Sebulan sekali usahakan Anda mengonsumsi daging merah yang segar. Daging merah segar ini bisa berupa daging sapi, daging kambing, daging ayam. Hal ini dikarenakan di dalam daging sapi maupun daging ayam terdapat kandungan vitamin B3 dan juga vitamin B6. Vitamin ini akan memberikan energi selama Anda beraktivitas sehari-hari sekaligus dapat membantu proses sel darah merah.

3. Ikan

Ikan juga merupakan salah satu sumber vitamin B complex yaitu vitamin B6. Anda bisa memilih jenis ikan sesuai selera Anda. Termasuk ikan tuna yang bisa Anda masukkan dalam daftar belanjaan. Selain mengandung vitamin B6, ikan juga mengandung vitamin B12. Vitamin ini akan menjaga kandungan protein dalam tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi sekaligus menjaga kesehatan sistem saraf Anda.

4. Kacang-Kacangan atau Biji-Bijian

Sumber vitamin B complex untuk imun yang bisa Anda konsumsi adalah kacang-kacangan atau biji-bijian. Misalnya ada kacang almond, kacang tanah, ataupun kacang kedelai. Kandungan vitamin dalam sumber ini terdapat vitamin B2, vitamin B7 dan vitamin B9.

Anda bisa mengonsumsi jenis kacang-kacangan atau biji-bijian di setiap akhir pekan Anda. Apabila Anda kondisi medis tertentu, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai pengonsumsian sumber vitamin B complex ini.

5. Sayuran Hijau

Sayuran hijau mengandung vitamin B5 dan vitamin B2 yang bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. Salah satunya menghasilkan hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan sel. Selain itu bisa mengatasi kelelahan, meningkatkan sistem saraf serta mengurangi alergi. Sayuran itu bisa berupa kangkung, brokoli, kubis, bayam, maupun sayuran lainnya. 

6. Buah-buahan

Buah juga mengandung vitamin B complex yang bagus untuk menjaga sistem imunitas tubuh. Misalnya buah alpukat, pisang, melon, semangka dan lainnya. Anda bisa memvariasikan menu buah-buahan yang bisa Anda konsumsi setiap harinya.

Usahakan makan buah sebelum makan utama. Hal ini disebabkan buah dapat langsung diproses di dalam sistem pencernaan dan langsung bisa diserap oleh tubuh.

7. Susu dan Olahannya

Susu yang bisa Anda konsumsi, bisa Anda sesuaikan dengan selera. Apabila Anda sedang menjalani program diet, Anda bisa memilih susu yang rendah lemak. Apabila ingin mendapatkan asupan karbo, protein dan nutrisi yang lebih banyak, bisa memilih susu full cream. 

Di dalam susu mengandung berbagai asupan nutrisi yang baik untuk tubuh, termasuk vitamin B12, B2, B3, B5. Begitu juga dengan produk olahan susu lainnya. Misalnya saja keju, yogurt.

8. Tepung dan Olahannya

Ternyata tepung juga mengandung vitamin B complex. Makanan tepung ini pun beragam. Ada pasta, ragi, mi, ataupun yang lainnya. Apabila Anda sedang menjalani program diet atau mengalami kondisi medis tertentu, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.

Itulah beberapa informasi mengenai sumber vitamin B complex untuk imun yang bisa Anda coba. Jangan lupa sesuaikan dengan selera dan kondisi kesehatan Anda. Bila perlu Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi.

Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Untuk mendapatkan vitamin dan suplemen, download aplikasi Jovee lewat Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee