Categories
Obat

Aturan Pakai dan Dosis Pemirolast K untuk Mengatasi Alergi

Dosis Pemirolast K

Reaksi alergi yang muncul pada bagian mata bisa diatasi dengan obat Pemirolast K. Obat ini merupakan jenis anti alergi yang digunakan sebagai tetes mata dan akan menghambat pertumbuhan gejala alergi. Berikut adalah aturan pakai serta dosis Pemirolast K yang dianjurkan untuk mengobati masalah alergi.

1. Periksa Aturan Pakai

Sebelum menggunakan obat ini, periksa kembali aturan pakainya yang sudah tertera di bagian kemasan produk. Patuhi juga petunjuk dokter untuk memastikan bahwa pemakaian obat sudah dilakukan dengan cara yang aman dan benar. Dua prinsip ini sangat penting untuk diterapkan saat Anda akan memakai sebuah obat.

2. Jaga Kebersihan

Pemakaian obat harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan kondisi kebersihan kedua tangan. Cuci bersih kedua tangan Anda saat akan menggunakan obat tetes mata ini. Pastikan untuk tidak menyentuh bagian pipet yang akan menjadi jalan keluarnya obat saat diteteskan.

Setelah obat selesai digunakan, tutup kembali dengan rapat dan simpan di tempat yang aman. Penyimpanan obat bisa dilakukan di suhu ruang, terhindar dari sinar matahari, dan tidak lembap. Cuci kembali kedua tangan hingga bersih sebelum memulai aktivitas lainnya.

3. Memasukkan Obat

Pada dasarnya pemakaian obat tetes mataPemirolast K cukup mudah selama Anda mengetahui teknik yang tepat. Silakan dongakkan kepala Anda lalu tarik bagian bawah kelopak mata sehingga membentuk sebuah kantung kecil. Arahkan pipet ke kantung tersebut kemudian tekan hingga cairan di dalamnya menetes masuk ke mata.

Pejamkan mata selama 2 hingga 3 menit dan kembalikan kepala ke posisi semula. Sebaiknya Anda tidak berkedip terlebih dahulu untuk memastikan obat masuk dengan baik.

4. Dosis Pemakaian

Penting sekali untuk membaca dengan teliti dosis pemakaian obat yang dianjurkan. Pada kemasan sudah tertera dengan jelas berapa banyak dosis yang diperlukan. Anda juga bisa memastikan dengan berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu mengenai dosis yang perlu digunakan.

Biasanya, dosis Pemirolast K pada orang dewasa adalah 1-2 tetes sebanyak 4 kali dalam sehari. Sementara itu pemakaian obat ini pada anak-anak perlu dikonsultasikan dengan dokter. Tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini pada anak-anak di bawah 3 tahun.

5. Jeda Waktu

Jika Anda menggunakan dosis lebih dari satu tetes obat, maka penting sekali untuk memberikan jeda waktu. Berikan jeda paling tidak 3 hingga 5 menit antara tetes pertama ke tes berikutnya.

Sementara itu, jika Anda menggunakan kontak lensa sebaiknya dilepaskan terlebih dahulu saat memakai obat. Obat ini memiliki kandungan yang bisa terserap oleh kontak lensa. Pemakaian kontak lensa bisa dilakukan 10 menit setelah pemakaian obat. Namun, disarankan untuk tidak memakai kontak lensa dulu selama pengobatan.

6. Perhatikan Reaksi Obat

Selain menggunakan obat dengan cara yang tepat, jangan lupa untuk memperhatikan reaksi setelah pemakaian. Banyak sekali efek samping yang bisa terjadi akibat penggunaan obat anti alergi ini. Waspadai jika muncul reaksi yang berbahaya seperti sensasi terbakar, mata kering, demam, sinusitis, dan lain sebagainya.

Konsultasikan setiap reaksi alergi yang muncul kepada dokter Anda. Pemakaian obat bisa dihentikan untuk sementara agar efek samping yang muncul tidak berkembang menjadi lebih buruk.

Itulah tadi aturan pakai serta dosis Pemirolast K. Lakukan konsultasi dengan dokter untuk memastikan bahwa pemakaian obat sudah sesuai dengan kondisi kesehatan. Pembelian obat bisa dilakukan di apotek dan penggunaan harus dilakukan sesuai aturan.

Beli obat tanpa perlu antre di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack lewat Google Play Store dan App Store sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *