Categories
Kesehatan

7 Gejala Tipes yang Harus Segera Diwaspadai

Sejauh ini, tidak banyak orang memahami tentang beberapa gejala tipes yang bisa saja muncul secara tiba-tiba. Sehingga sebagian menganggap bahwa penyakit tersebut tergolong demam biasa. Namun ternyata jika diabaikan dapat menimbulkan dampak buruk bagi penderitanya.

Memahami Perbedaan Tyfus dengan Tipes

Masyarakat awam selama ini cenderung salah dan mempersamakan kata ‘Tyfus’ dengan ‘Tipes’, padahal keduanya sangatlah berbeda. Bakteri Salmonella Typhii-lah yang menyebabkan penyakit tipes menyerang seseorang baik tua maupun muda.

baca: Cara Memilih Apotik Digital Terbaik

Sedangkan ‘Tyfus’ sendiri merupakan salah satu penyakit yang timbul karena gigitan tungau maupun kutu kasur. Penderitanya akan merasakan beberapa gejala seperti gatal-gatal, demam tinggi hingga menurunnya sistem imunitas tubuh, ditambah muncul bintik-bintik merah disekujur tubuh.

Penyakit Tyfus juga bisa timbul dari pola hidup yang tidak sehat, sehingga bakteri dan kuman di lingkungan sekitar bertumbuh pesat. Apalagi bagi orang ber imun tubuh rendah serta kekurangan asupan vitamin baik, pasti lebih rentan terkena penyakit ini.

Sekalipun keduanya hampir memiliki kemiripan baik dalam timbulnya sampai gejala umum, tetap saja inti pokok masalahnya berbeda. Sehingga setelah mengetahuinya jangan sampai salah dalam menyebutkan karena bisa berdampak fatal.

Beberapa Gejala Tipes yang Harus Diwaspadai

Penyakit tipes umumnya mulai terasa setelah penderita mengalami masa inkubasi bakteri selama kurang lebih 1 (satu) sampai 3 (tiga) minggu. Kemudian barulah muncul beberapa gejala sebagaimana disebutkan dibawah ini:

1. Sakit Kepala, Mudah Lelah dan Lemas

Gejala tipes yang paling sering dialami oleh penderita saat memasuki masa awal terinfeksi adalah kepala terasa sakit, mudah lelah dan lemas. Bahkan tidak jarang seperti berkunang-kunang, apalagi penderita darah rendah bisa saja tiba-tiba merasa pingsan.

2. Nafsu Makan Berkurang

Setelah merasakan gejala yang pertama, secara berangsur penderita tipes akan kehilangan nafsu makannya secara perlahan. Hal ini harus segera diketahui karena apabila terlambat bisa berdampak pada kerusakan lambung. Namun banyak orang yang merasa kurangnya nafsu makan bukanlah suatu hal yang perlu dipikirkan.

3. Perut Terasa Sangat Nyeri

Penderita tipes sering kali merasakan nyeri yang sangat hebat di bagian perut bagian atas. Bahkan apabila dipegang dan sedikit ditekan menggunakan jari, akan terasa sedikit keras serta panas. Gejala pada poin 3 (tiga) ini menandakan bahwa bakteri Salmonella Typhii mulai aktif bekerja.

4. Demam dan Suhu Tubuh Meningkat Sampai 40 Derajat Celcius

Apabila poin 1 sampai 3 di atas sudah dirasakan, seorang penderita tipes yang tidak segera mendapatkan penanganan akan mengalami demam. Ditambah lagi suhu tubuhnya cenderung meningkat drastis mencapai 40 derajat celcius yang apabila dibiarkan bisa menyebabkan kejang-kejang.

5. Mengalami Gangguan Pencernaan

Mengingat bakteri Salmonella Typhii memiliki peran kerja yang mengganggu sistem pencernaan, maka sebagian besar penderita tipes akan mengalami diare ataupun sembelit. Sehingga tentu saja keadaan tubuh semakin tidak terkontrol.

baca: Cara Mengatasi Sakit Sembelit

6. Mual dan Muntah

Gejala paling umum dan amat mengganggu dari penyakit tipes adalah penderitanya cenderung merasa mual dan muntah. Apalagi jika diberikan makanan seperti nasi, roti, kopi maupun susu. Oleh sebab itu, dokter selalu menyarankan agar pasien tipes diberikan asupan makanan halus seperti bubur saat menjalani perawatan agar pencernaannya cepat membaik.

7. Timbul Bercak Kemerahan pada Permukaan Kulit

Terakhir, seseorang yang mengalami gejala berupa munculnya bercak kemerahan pada permukaan kulit layaknya digigit nyamuk, maka segera waspadai. Segera bawa ke dokter atau puskesmas terdekat guna melakukan tes darah. Hal ini akan sangat membantu proses penyembuhan tipes dari penderitanya.

Beberapa gejala tipes diatas tentunya memang sudah harus diwaspadai sejak dini, jangan sampai diri sendiri maupun orang terdekat mengalaminya. Selain proses pemulihannya sangat lama, penyakit ini juga bisa menimbulkan dampak terburuk berupa kematian. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *