Categories
Obat

Kenali Manfaat Obat Ibuprofen, Efek Samping, dan Dosis yang Dianjurkan

Saat membuka kotak P3K yang ada dikantor ataupun dirumah, pasti Anda pernah melihat ada obat ibuprofen didalamnya. Tahukah Anda apakah manfaat obat ini? Ibuprofen adalah obat yang berfungsi meredakan nyeri karena berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, sakit punggung, nyeri haid, nyeri otot, asam urat, arthritis, hingga peradangan lain yang ada ditubuh. Obat ini juga sering dikonsumsi untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan akibat pilek atau flu. Obat ini termasuk golongan NSAID dan bekerja dengan cara menghalangi produksi zat alami dalam tubuh yang menyebabkan peradangan itu sendiri. 

Secara ilmiah, menurut Lifepack, ketika seseorang merasakan nyeri, tubuh akan menghasilkan zat kimiawi berupa protaglandin yang menyebabkan rasa nyeri tersebut. Nah, tugas ibuprofein menghentikan produk prostaglandin sehingga rasa nyeri menghilang. Yuk cari tahu bagaimana cara minum obat ibuprofen dengan benar berikut.

Aturan Minum Obat Ibuprofen

Sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya bacalah panduan obat dan brosur informasi pasien yang disediakan oleh apotek. Apabila ada pertanyaan, segera tanyakan pada dokter atau apoteker. Aturan obat ini sebaiknya diminum setiap 4-6 jam dengan segelas air (240ml), kecuali jika dokter menganjurkan aturan yang berbeda. Jangan berbaring usai minum obat ini selama minimal 10 menit. Apabila Anda merasa sakit perut saat mengonsumsi obat ini, barengilah dengan makanan, susu, atau antasida. Untuk dosis, ikutilah aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker. Namun, jika Anda mengonsumsi ibuprofen nonresep, segera konsultasikan ke dokter jika demam tidak kunjung turun selama 3 hari dan rasa nyeri tidak reda selama lebih dari 10 hari.

Dosis Ibuprofen

Perlu diperhatikan bahwa dosis ini bukanlah pengganti dari nasihat yang diberikan oleh dokter. Pastikan selalu konsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan dengan ibuprofen. 

Untuk orang dewasa, dosis ibuprofen yang dianjurkan untuk mengatasi nyeri haid adalah 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Sementara, untuk meredakan demam, secara oral diperlukan 200-400 mg ibuprofen setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis ibuprofen untuk merdakan demam melalui infus adalah 400mg selama 30 menit diawal. Kemudian, dosis lanjutan sebesar 400 mg setiap 4-6 jam atau sebesar 100-200 mg setiap 4 jam sesuai kebutuhan. Dosis akan berbeda lagi untuk anak-anak.

Efek Samping Ibuprofen

Sebagian besar obat-obatan pasti menimbulkan efek samping, termasuk ibuprofen. Apa sajakah efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh obat ibuprofen? Berikut ini adalah efek samping yang umum terjadi dan bersifat ringan, diantaranya sakit perut, maag, diare, sembelit, kembung, pusing, sakit kepala, gugup, gatal atau ruam, dan telinga berdenging.

Perlu Anda perhatikan pula bahwa ada risiko reaksi alergi obat oleh antalgin. Jika Anda merasa gatal-gatal, ruam kulit parah, kesulitan bernapas, hingga bengkak diarea bibir, wajah, lidah, atau tenggorokan, segera cari bantuan tenaga medis.

Namun, jika Anda mengalami efek samping serius seperti nyeri dada, lemas, sesak, hilang keseimbangan, feses berwarna hitam atau berdarah, berat badan naik, kesulitan buang air kecil, mual, demam, memar, hingga sakit kepala berat, segera hentikan penggunaan obat ibuprofen dan hubungi dokter. Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Akan tetapi, jika Anda merasakan kekhawatiran terkait efek samping tertentu, lebih baik konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda. 

Mengingat betapa riskannya pengaruh obat ini terhadap tubuh, sebaiknya selalu konsultasikan kepada pihak medis sebelum mengonsumsinya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *